Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
DI gurun pesisir utara Peru, arkeolog telah menemukan sisa-sisa kerangka 227 anak yang tampaknya dikubur dalam sebuah ritual pengorbanan ratusan tahun lalu. Temuan itu merupakan situs permakaman anak terbesar di dunia.
Mayat anak-anak itu kemungkinan dikubur antara 600 hingga 800 tahun lalu. Posisi kuburan massal itu menghadap ke laut dari Kota Huanchaco. Wilayah tersebut dulunya merupakan pelabuhan yang disukai budaya Chimu pra-Kolombia. Mereka merupakan masyarakat yang muncul sekitar tahun 900. Mereka kemudian ditaklukkan kekaisaran Inca sekitar tahun 1475.
Menurut arkeolog, anak-anak di Huanchaco berusia antara 4 sampai 14 tahun ketika mereka meninggal. Kemungkinan mereka dibunuh sebagai persembahan kepada dewa pengendali fenomena badai El Nino. (Livescience/*/X-11)
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Ruang lingkup kerja sama antara lain mencakup pelaksanaan penelitian bersama dalam bidang lingkungan hidup dan transisi energi serta program pemagangan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan ITY.
Reaksi emosional selama ini kerap dianggap persoalan selera pribadi, dipengaruhi oleh DNA masing-masing individu merespons karya seni.
Para ilmuwan dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat, berhasil mendemonstrasikan bahwa kera besar memiliki kapasitas kognitif untuk "bermain pura-pura" (play pretend).
STUDI dari Spanyol melakukan sebuah penelitian untuk mencoba membantu diagnosis penyakit Alzheimer pada usia 50 tahun. Percobaan itu dilakukan dengan melakukan tes darah.
AHLI biologi dari Hebei University, Tiongkok, Ming Li bersama rekan-rekannya melakukan penelitian dan menemukan bahwa rambut bisa mendeteksi Parkinson
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved