Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA siswa berprestasi dari SMA 2 Palangka Raya, Yazid Rafli Akbar, Anggina Rafitri, dan Arsya Aurealya Maharani yang berhasil menemukan bahan untuk obat kanker, Sabtu (17/8) pagi mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhajir Effendy dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke 74 RI.
Penghargaan itu diberikan atas prestasi ketiganya yang meraih medali emas ketika berlaga pada World Invention Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan, akhir Juli silam.
"Kita beri penghargaan kepada siswa yang berprestasi karena siswa yang memiliki prestasi secara nasional memang sangat bernilai untuk bisa ditindaklanjuti," kata Muhajir usai upacara.
Obat kanker itu diketahui berasal dari tanaman bajakah yang selama ini terdapat di hutan Kalimantan. Obat itu telah lama digunakan keluarga salah satu siswa, Yazid Rafli Akbar untuk nenek yang menderita kanker payudara. Mujahir menambahkan, viralnya obat tradisional ini menjadi pelajaran menarik bahwa Indonesia kaya akan sumber daya alam yang sebenarnya bisa mengglobal.
Namun, viralnya penemuan ini justru membuat para siswa semakin khawatir akan eksploitasi hutan Kalimantan. Pasalnya ada banyak varietas bajakah dan yang bisa digunakan untuk mengobati kanker hanya salah satu di antaranya.
"Perlu ditegaskan bahwa tak semua bajakah bisa dijadikan obat kanker." ucap Yazid.
baca juga: Presiden Diminta Perintahkan BPN Setop Bahas RUU Pertanahan
Yazid dan kedua rekannya itu pun enggan menyebutkan lebih jauh terkait detail proses penyembuhan dari tanamanan ini. Mereka mengatakan penemuan itu awalnya untuk tugas Karya Ilmiah Remaja dan perlu penelitian lebih lanjut.
"Harapannya kita bisa melakukan penelitian dan riset lebih lanjut. Karena kami ingin bermanfaat buat orang banyak tapi tak merusak hutan pula," tutupnya. (OL-3)
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved