Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Indonesia (UI) mengumumkan nama-nama bakal calon Rektor UI untuk periode 2019-2024 yang telah mendaftarkan diri menjadi pimpinan di kampus yang berjuluk 'We Are The Yellow Jacket' tersebut.
"Nama-nama tersebut telah melalui proses penjaringan yang dilakukan oleh P3CR UI dengan memverifikasi kelengkapan administrasi dari
39 Bakal Calon Rektor UI yang mendaftar," kata Kepala Humas dan KIP UI, Rifelly Dewi Astuti, di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Senin (12/8).
Pengumuman nama-nama bakal calon rektor ini berdasarkan penetapan Majelis Wali Amanat (MWA) UI dalam Berita Acara No.BA-280/UN2.MWA.OTL.01/2019 tanggal 12 Agustus 2019, Panitia Penjaringan dan Penyaringan Bakal Calon Rektor (P3CR) UI mengumumkan 21 Nama Bakal Calon Rektor UI Terjaring untuk periode 2019-2024.
Baca juga: Duta Bahasa Rangsang Siswa Lebih Aktif Berbahasa Inggris
Adapun 21 nama Bakal Calon Rektor UI Terjaring tersebut adalah sebagai berikut:
Prof Hikmahanto Juwana SH LLM PhD (Fakultas Hukum Universitas Indonesia/FHUI)
Dr Chandra Yusuf, SH LLM MBA MMgt (Universitas YARSI)
Dr Maksum Syahri Lubis SSTP MAP (Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Utara)
Dr Ir Baskoro Abie Pandowo MT (PT PUCO)
Prof Dr dr Budi Wiweko MPH SpOG(K) (Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/FKUI)
Dr Mutiara Hikmah SH MH (Fakultas Hukum Universitas Indonesia/FHUI)
Khreshna Imaduddin Ahmad Syuhada MSc PhD (Institut Teknologi Bandung/ITB)
Dr rer nat Yasman MSc (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia/FMIPA UI)
dr Firman Zulkifli Amin BMedSc SKed PhD (University of Tsukuba)
Dr Ir Arissetyanto Nugroho MM IPU CMA MSS (Universitas Mercu Buana)
Prof Ari Kuncoro SE MA PhD (
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia/FEB UI)
Dr Ir Hendri Dwi Saptioratri Budiono MEng IPM (
Fakultas Teknik Universitas Indonesia/FTUI)
Prof Dr Edvin Aldrian BEng MSc (
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi/BPPT)
Dr Adis Imam Munandar SSi MM
(Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia/SKSG UI)
dr Agustin Kusumayati MSc PhD (
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia/FKM UI)
Dr Agustan ST MSc (
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi/BPPT)
Dr Ing Budi Ibrahim (
Pertamina Persero Upstream
Technology Center
)
Dr rer pol Rangga Handika PhD (
Tokyo International University)
Prof Dr rer nat Rosari Saleh (
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia/MIPA UI)
Prof Dr Bambang Wibawarta SS MA (
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia/FIB UI)
Prof Dr rer nat Abdul Haris (
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia/FMIPA UI).
Sebagai tahapan selanjutnya, para Bakal Calon Rektor Terjaring akan mengikuti proses berikutnya dengan jadwal sebagai berikut:
Proses Penyaringan oleh P3CR
14-28 Agustus 2019
Pengumuman 20 Calon Rektor Tersaring
pada 2 September 2019
Proses Penyaringan oleh Pansus Pilrek
2-15 September 2019
Pengumuman 7 Calon Rektor Tersaring
pada 16 September 2019
Presentasi 7 Calon Rektor Tersaring di depan pakar
18-20 September 2019
Pengumuman 3 Calon Rektor pada
20 September 2019
Debat Publik 3 Calon Rektor
pada 23 September 2019
Penetapan Rektor Terpilih
pada 25 September 2019. (OL-1)
Tim UI menggunakan teknologi *Remotely Operated Vehicle* (ROV) atau drone bawah air untuk memetakan kondisi visual terumbu karang.
Sejak diaktifkan kembali pada 25 Februari 2012, IKA Notariat UI terus bertransformasi menjadi wadah komunikasi dan kontribusi bagi almamater serta masyarakat.
Saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Konferensi ini menekankan pentingnya integrasi pendidikan karakter dan kemajuan sains dalam menghadapi dinamika global serta percepatan transformasi digitaL
Pertambangan berkontribusi sekitar 12% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mineral dan batubara mencapai Rp140,5 triliun pada 2024.
Kombinasi kunjungan kampus dan industri ini bertujuan agar siswa memiliki bekal etika dasar saat nantinya aktif berorganisasi maupun memasuki dunia kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved