Sabtu 03 Agustus 2019, 01:00 WIB

Misi Budaya SMP Labschool Kebayoran Disambut Hangat di Ceko

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
Misi Budaya SMP Labschool Kebayoran Disambut Hangat di Ceko

Dok. Kiny Cultura Indonesia
Siswa SMP Labschool Kebayoran saat tampil di Festival Musik dan Tarian Internasional di Praha, Ceko

 

MISI budaya yang dibawakan siswa SMP Labschol Kebayoran Jakarta pada ajang International Folk Dance Rainbow Festival 2019 di Praha, Ceko 30 Juli-11 Agustus mendapat sambutan hangat dari warga Ceko.

Dalam festival tarian dan musik internasional itu, siswa SMP Labschool Kebayoran Jakarta membawakan tarian tradisional Indonesia. Diantaranya tari ratoh jaroe dari aceh, Nagekeo Bangkit dari NTT dan tarian papua.

Keikutsertaan SMP Labschool di Praha merupakan buah kerja sama dengan Gema Citra Nusantara dan Kiny Cultura Indonesia yang merupakan anggota dari CID (Conseil International de la Dance, CID) Badan Unesco untuk kebudayaan dan pendidikan. Kiny cultura indonesia Yang merupakan  pendiri section jakarta.

CEO dan Direkur Kebudayaan dan Pendidikan Kiny Cultura Indonesia, Kiki Puspita Sari mengatakan, salah satu visi dan misi Kiny Cultura Indonesia ialah mempromosikan budaya Indonesia di kancah Internasional.

 

Baca Juga:  Rujukan Cerdas di Era Hijrah

 

"Kami bekerjasama dengan Gema Citra Nusantara untuk melatih dan mempersiapkan anak-anak bangsa ini agar dapat memberikan suguhan budaya terbaik dari warisan leluhur. Kami bangga karena Indonesia selalu diapresiasi dan menjadi pusat perhatian pada saat festival berlangsung," katanya dalam keterangan tertulis.

Sebelum bertolak ke Praha, selama 5 bulan, siswa SMP Labschool Kebayoran delegasi Ekadasa Abhinaya Adhirajasa berlatih dibawah asuhan Marina Arismundar dari Gema Citra Nusantara. Hasilnya, 18 penari dan 9 pemusik itu pun sukses memukau warga Ceko.

Kesuksesan itu pun membawa siswa SMP Labschool Kebayoran mendapatkan penghargaan dari CID UNESCO di markas besar UNESCO, 7 Place de Fontenoy, Paris, Prancis.

Penghargaan diberikan langsung oleh Duta Besar UNESCO untuk indonesia Prof. DR. Surya Rosa Putra dan Presiden CID UNESCO Prof DR Alkis Raftis. (RO/OL-7)

 

Baca Juga

DOK Kenari Djaja

Kenari Djaja Gelar Kompetisi Desain Handle Pintu

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 12 Mei 2021, 23:41 WIB
HANDLE atau pegangan pintu merupakan hal kecil dalam desain interior sebuah bangunan. Namun, hal ini tidak membuat handle pintu bisa begitu...
DOK MI

Kemendikbudristek-LPDP Buka Program Beasiswa SDM Pendidikan Tinggi

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 12 Mei 2021, 22:23 WIB
Kemendikbudristek telah meluncurkan berbagai skema pembiayaan studi untuk pendidikan tinggi akademik dan pendidikan tinggi vokasi dan...
ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Tutup Sementara, Nikmati Keindahan Bunaken Setelah 16 Mei 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 12 Mei 2021, 21:43 WIB
Taman Nasional Bunaken di Kota Manado, Sulawesi Utara ditutup sementara hingga 16 Mei selama libur dan cuti bersama Lebaran untuk kunjungan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya