Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 150 penyandang disabilitas atau tuna daksa mendapatkan bantuan kaki dan tangan palsu gratis.
Pemberian bantuan kaki dan tangan palsu gratis ini digelar dalam rangka kegiatan Corporate Social Responsibilty (CSR) PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”) yang diadakan di Wahana Safety Riding Center, Jatake, Tangerang, Kamis (1/8).
Umumnya mereka yang mendapatkan kaki dan tangan palsu memiliki keterbatasan akibat sebuah peristiwa, seperti kecelakaan dan diabetes.
Ke-150 penyandang disabilitas ini merupakan konsumen, sanak saudara atau kerabat konsumen WOM Finance yang berada di cabang Ciledug, Tangerang, mauk, Balaraja dan Cikupa diharapkan bisa meringankan masyarakat yang memiliki keterbatasan dan kurang mampu.
Sebelumnya, para penerima bantuan melakukan pengukuran pada 3 Juli 2019 di Wahana Safety Riding Center.
Baca juga : WOM Finance Selenggarakan Undian Berhadiah WOMBASTIS
Direktur WOM Finance Zacharia Susantadiredja mengatakan, pihaknya selalu rutin mengadakan kegiatan CSR untuk masyarakat yang membutuhkan dan kegiatan pemberian bantuan kaki dan tangan palsu ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membantu masyarakat mendapatkan bantuan kesehatan secara cuma-cuma.
Zacharia berharap dengan adanya bantuan kaki dan tangan palsu tersebut bisa membantu para penyandang disabilitas agar mereka bisa beraktivitas layaknya orang normal pada umumnya.
Menurutnya, WOM Finance memberikan kaki dan tangan palsu ini karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan yang tidak mampu untuk membeli karena harganya tidak terjangkau atau relatif mahal.
”Dengan menggunakan alat bantu ini, semoga semangat hidupnya bertambah dan mampu berkarya secara mandiri. Buang jauh rasa malu dan minder,” tegasnya.
WOM Finance berharap setelah para disabilitas ini menggunakan kaki dan tangan palsu, mereka dapat beraktivitas seperti biasa.
Selain itu, diharapkan nantinya dengan kaki dan tangan palsu, mereka tidak perlu lagi merasa cacat, terlebih banyak dari mereka yang bekerja lebih hebat dari individu yang normal secara fisik.
Dalam proses penyaluran kaki dan tangan palsu ini, WOM Finance juga selektif dalam mendonasikannya. Para penyandang disabilitas wajib melakukan pendaftaran ke 5 cabang WOM Finance yang kemudian akan diseleksi sesuai dengan syarat yang diberikan.
Langkah ini dilakukan agar penyalurannya tepat sasaran.
Para peserta penerima bantuan kaki dan tangan palsu ini mengaku sangat terbantu dengan program WOM Finance dan berharap program serupa akan terus berlanjut membantu masyarakat di kota lainnya. (RO/OL-7)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendistribusikan bantuan berupa tangan prostetik bagi penyandang disabilitas di wilayah Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Setelah mengumpulkan alat bukti yang cukup, termasuk hasil visum et repertum (VER), polisi bergerak cepat mengamankan pelaku.
Akses terhadap alat bantu dengar yang layak masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga kurang mampu karena harganya yang relatif mahal.
Komitmen negara untuk melindungi dan memenuhi hak setiap warganya, termasuk penyandang disabilitas, harus konsisten diwujudkan dengan dukungan semua pihak.
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendesak pemerintah antisipasi kenaikan jumlah penyandang disabilitas melalui layanan publik dan puskesmas ramah disabilitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved