Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI Setara Institute, Noryamin Aini, mengatakan, mahasiswa di lima Perguruan Tinggi Negeri (PTN) cenderung mendukung isu agama tidak dibawa ke ranah publik dan menginginkan agama berada pada ranah privat.
Noryamin merinci mahasiswa di lima PTN yang cenderung mendukung privatisasi agama, yakni Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Bandung, Universitas Brawijaya, dan Universitas Negeri Yogyakarta.
"Kelompok pertama ini cenderung mendukung privatisasi agama," kata Noryamin, ketika konferensi pers di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta Pusat, Minggu (30/6).
Baca juga: MWA Minta Sivitas Akademika dan Alumni UI Bersinergi Lebih Kuat
Lebih lanjut, Noryamin menjelaskan terdapat mahasiswa di lima PTN lain yang menginginkan agama menjadi ranah publik, yakni UIN Bandung, UIN Jakarta, IPB, Universitas Mataram, dan UGM.
Seperti diberitakan, Setara melakukan survei model beragama mahasiswa dengan 1.000 responden di 10 PTN, yakni Universitas Indonesia (UI), UIN Syarief Hidayatullah, Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), UIN Sunan Gunung Djati, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, dan Universitas Mataram.
Setara melakukan survei di lingkungan kampus untuk mengukur kerangka demoratik. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi pijakan untuk mengatasi kecemasan banyak pihak tentang arus balik indoktrinasi Pancasila dan pilihan penanganan yang represif dapat dihindari. (OL-1)
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas responden (77%) memperkirakan akan tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
Fernando menyebut, posisi Sjafrie sebagai sahabat karib sekaligus menteri paling berpengaruh di kabinet menjadikannya sosok yang sangat kuat.
Founder Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, survei terbaru menunjukkan langkah Kejagung menunjukkan uang sitaan mendapat apresiasi.
Berdasarkan survei terhadap 1.000 responden pada akhir 2025, sebanyak 82% pekerja Indonesia mengaku bahagia di tempat kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved