Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH akuifer air tawar raksasa ditemukan baru-baru ini di bawah Samudra Atlantik, tak jauh dari pantai timur Amerika Serikat. Meski ukuran persis akuifer itu masih misteri, sangat mungkin cakupannya dari wilayah Massachusetts ke selatan New Jersey, atau sekitar 350 kilometer.
Akuifer itu mengandung sekitar 670 mil kubik air yang sedikit asin. Dugaan para peneliti, sebagian besar air itu berasal dari zaman es terakhir.
Petunjuk pertama adanya akuifer di bawah laut mengemuka pada 1970-an ketika aktivitas pengeboran oleh perusahaan minyak di tepi pantai kerap mengenai air tawar. Namun, saat itu belum jelas apakah endapan air tawar tersebut merupakan kantong yang terisolasi atau mencakup bentangan yang lebih besar.
"Kami tahu ada air tawar di bawah sana, terutama di lokasi terpencil. Namun, kami belum mengetahui geometri atau luasnya," kata Kerry Key, ahli geofisika Universitas Columbia, New York, AS, yang membantu perusahaan minyak menentukan titik sumber minyak bumi. (Livescience/Tes/X-11)
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Ruang lingkup kerja sama antara lain mencakup pelaksanaan penelitian bersama dalam bidang lingkungan hidup dan transisi energi serta program pemagangan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan ITY.
Reaksi emosional selama ini kerap dianggap persoalan selera pribadi, dipengaruhi oleh DNA masing-masing individu merespons karya seni.
Para ilmuwan dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat, berhasil mendemonstrasikan bahwa kera besar memiliki kapasitas kognitif untuk "bermain pura-pura" (play pretend).
STUDI dari Spanyol melakukan sebuah penelitian untuk mencoba membantu diagnosis penyakit Alzheimer pada usia 50 tahun. Percobaan itu dilakukan dengan melakukan tes darah.
AHLI biologi dari Hebei University, Tiongkok, Ming Li bersama rekan-rekannya melakukan penelitian dan menemukan bahwa rambut bisa mendeteksi Parkinson
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved