Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan dunia pendidikan harus memperhatikan pembangunan karakter bangsa, budi pekerti, sopan santun, nilai-nilai etika dan agama dalam rangka pembangunan sumber daya manusia yang memiliki karakter dan kualitas yang baik.
Menurut Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (2/5), Presiden Joko Widodo turut mengucapkan selamat hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei.
Baca juga: Masih Ada Anak Putus Sekolah di Bangka
"Kita semua merayakan dengan bergembira. Tapi ingat bahwa pembangunan karakter bangsa, budi pekerti, sopan santun, nilai-nilai etika, agama ke depan harus menjadi perhatian dunia pendidikan kita dalam rangka pembangunan sumber daya manusia yang memiliki karakter dan kualitas yang baik," ujar Presiden seusai meresmikan Bendungan Gondang di Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (2/5).
Sebelumnya, Presiden Jokowi juga mengucapkan selamat hari Pendidikan Nasional di semua akun media sosialnya, baik di Twitter, Facebook, maupun Instagram.
Di akun Instagram dan Twitter resminya @jokowi, Kepala Negara mengunggah gambar animasi suasana belajar mengajar di sebuah kelas berikut tulisan 'Selamat Hari Pendidikan Nasional'.
Baca juga: Indonesia Punya Klinik Kesehatan Baru di Arab Saudi
Dalam gambar tersebut tampak juga foto tokoh pendidikan nasional Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau Ki Hajar Dewantara yang dipajang di dinding kelas.
"Pendidikan adalah jalan panjang yang ditempuh sebuah bangsa yang menghadapi tantangan untuk membangun identitas, karakter, dan martabatnya," tulis presiden dalam unggahan tersebut. (Ant/OL-6)
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved