Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
KOORDINASI dan kerja sama pemerintah pusat dan daerah dalam menangani bencana dinilai masih belum maksimal. Masih ada jarak di antara keduanya yang kerap menghambat jalannya mitigasi bencana.
"Saya mengamati dan melihat bahwa pemda dan pemerintah pusat seakan tidak menyatu soal penanganan bencana. Keduanya seakan berjarak," ujar Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, dalam rapat dengar pendapat dengan pemerintah perihal penanganan bencana 2018, di gedung DPR, Jakarta, Rabu, (23/1).
Baca juga: Kemendagri Kirim Eselon I Pantau Sistem Zonasi Sekolah
Fahri mengatakan keduanya harus lebih berusaha bekerja sama. Itu sangat penting agar tidak ada kesalahan di lapangan. "Ayolah pemda jangan suka tertutup soal penanganan bencana. Pemerintah pusat juga," ujar Fahri.
Anggota Komisi VIII DPR, Rahayu Saraswati, mengatakan pengamatan di lapangan memang kerap ditemukan kebingungan mengenai komando di lokasi bencana. Umumnya, aparat di daerah kerap kebingungan siapa pihak yang paling berhak memberikan komando untuk bergerak di lokasi bencana.
"Banyak terjadi kebingungan di lokasi bencana. Siapa yang in charge jadi pemberi komando di lapangan. Aparat di lapangan jadi suka kebingungan," ujar Rahayu.
Baca juga: Fahri Hamzah: Debat tak Menarik Bisa Tingkatkan Golput
Sementara itu, Mendagri, Tjahjo Kumolo, mengatakan upaya perbaikan koordinasi dan pengawalan penanganan dan pencegahan bencana terus dilakukan, baik dengan pemda atau dengan BNPB dan BPBD.
"Tugas Kemendagri begitu terjadi bencana langsung kami kirim radiogram ke daerah setempat untuk segera membuat surat keputusan bahwa daerah itu dalam keadaan darurat bencana. Dasar surat itulah yang jadi iktisar BNPB dan kementerian terkait bisa menyalurkan anggaran," ujar Tjahjo. (OL-6)
Anggota DPR RI Irine Yusiana mendesak pemerintah menerbitkan Inpres transportasi publik. Data MTI menunjukkan hanya 8% daerah yang alokasikan anggaran.
DPR RI mendesak investigasi menyeluruh atas gugurnya prajurit TNI dalam serangan misil di markas pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
DPR mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk segera mengeluarkan kesimpulan tegas terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus
Anggota Komisi III DPR Gus Falah Amru apresiasi penurunan angka kecelakaan Mudik 2026, namun ingatkan Polri agar terus berinovasi dan jangan cepat berpuas diri.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyoroti temuan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terkait maraknya pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).
Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima ingatkan pemerintah bahwa WFH satu hari bukan solusi tunggal hemat BBM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved