Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Video Lama Timothée Chalamet soal Opera dan Balet Kembali Viral

Nadhira Izzati A
11/3/2026 11:41
Video Lama Timothée Chalamet soal Opera dan Balet Kembali Viral
Video lama Timothée Chalamet dari 2019 kembali viral setelah komentarnya tentang opera dan balet memicu perdebatan di kalangan seniman dan publik.(People)

AKTOR Timothée Chalamet kembali menjadi pusat perbincangan panas setelah sebuah video lawas dari tahun 2019 mencuat kembali ke permukaan. Video tersebut mengungkap bintang film Dune ini ternyata sudah lama menyimpan pandangan kontroversial mengenai opera dan balet, jauh sebelum komentar terbarunya memicu amarah publik baru-baru ini.

Dalam cuplikan yang diunggah akun TikTok @thealienstookover saat masa promosi film drama sejarah The King tersebut, Chalamet melontarkan pernyataan bahwa genre pertunjukan tradisional tertentu seolah mulai memudar dari perhatian masyarakat luas. Ia menyatakan saat mulai bekerja di film dan mengejar ambisinya, ia mulai merasakan sesuatu yang berbeda.

"Bukan bermaksud mengeluh. Tapi ketika Anda mulai bekerja di film, mulai berakting, mengejar impian Anda, saya mulai merasa bahwa mungkin opera atau balet itu seperti bentuk seni yang sedang sekarat atau semacamnya." Ia kemudian merujuk pada kesuksesan filmnya terdahulu seperti Call Me by Your Name dan Lady Bird sebagai perbandingan.

Bukan Kali Pertama

Munculnya video lama ini seolah memperkeruh suasana, mengingat Chalamet baru saja memicu kontroversi serupa dalam diskusi publik bersama Variety dan CNN bulan lalu. Chalamet hadir bersama Matthew McConaughey pada 21 Februari untuk berbincang mengenai evolusi industri film di tengah gempuran platform streaming dan media sosial.

Dalam diskusi tersebut, aktor Dune tersebut menekankan minat penonton adalah penentu utama eksistensi sebuah karya. "Saya mengagumi orang-orang yang tampil di acara bincang-bincang dan berkata, 'Hei, kita harus menjaga bioskop tetap hidup, kita harus menjaga genre ini tetap hidup,'" tuturnya. Namun, ia menambahkan bahwa jika orang memang ingin menonton sesuatu, seperti fenomena Barbie atau Oppenheimer, mereka akan datang ke bioskop dengan antusias.

Komentar yang paling tajam muncul saat ia menyatakan keengganannya bekerja di bidang yang "dipaksakan" untuk bertahan. "Saya tidak ingin bekerja di balet atau opera di mana orang-orang berkata, 'Hei! Pertahankan hal ini tetap hidup,' meskipun tidak ada yang peduli lagi," ucapnya. 

Meski sempat menambahkan bahwa ia menghormati para pelaku seni tersebut dan bercanda bahwa ia mungkin saja "kehilangan penonton" akibat pernyataannya, kalimat "tidak ada yang peduli lagi" telanjur menjadi sasaran kritik pedas.

Menuai Kritik dan Dukungan dari Berbagai Pihak

Tanggapan keras pun bermunculan, mulai dari penyanyi Doja Cat hingga institusi bergengsi seperti Metropolitan Opera. Banyak pihak menilai argumen Chalamet tidak tepat sasaran, mengingat ekosistem opera dan balet dunia sebenarnya masih memiliki basis penggemar yang sangat loyal dan antusias hingga saat ini.

Meski demikian, tidak sedikit pula yang membela Chalamet dengan argumen bahwa sang aktor hanya bersikap realistis mengenai pergeseran budaya populer di era digital. Salah satunya adalah penyanyi ADÉLA, yang menilai bahwa Chalamet mungkin saja sedang menyuarakan kenyataan pahit mengenai kondisi seni pertunjukan klasik saat ini.

ADÉLA berpendapat bahwa pandangan Chalamet tidak sepenuhnya keliru karena balet memang tengah menghadapi tantangan besar untuk tetap relevan. Namun di sisi lain, ia juga melihat sisi positif dari kontroversi ini. Menurutnya, perdebatan panas tersebut justru bisa menjadi publisitas tak terduga yang memicu rasa penasaran publik dan mendorong orang-orang untuk kembali datang menyaksikan pertunjukan balet. (TMZ/Yahoo/The Express Tribune/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya