Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG protes dari dunia seni pertunjukan terhadap Timothée Chalamet tampaknya masih jauh dari kata usai. Penari utama New York City Ballet, Tiler Peck, menjadi sosok terbaru yang melontarkan kritik terbuka terhadap sang aktor.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Peck secara langsung membantah klaim Chalamet yang menyebut tidak ada lagi yang peduli pada balet dan opera. Dengan mengunggah cuplikan penampilannya di atas panggung yang disambut riuh penonton, Peck menegaskan bahwa apa yang diutarakan aktor Dune tersebut sangat jauh dari kenyataan.
Peck menuliskan pesan mendalam tentang bagaimana para seniman mendedikasikan hidup mereka di balik layar. “Bagi kami yang hidup di dalam bentuk seni ini, pernyataan itu terasa sangat jauh dari kebenaran,” tulisnya.
Ia menambahkan bahwa setiap hari ia melihat para penari melampaui batas kelelahan demi keindahan, bekerja berdampingan dengan musisi, penyanyi, hingga perancang kostum.
Menurut Peck, alasan seni ini bertahan selama ratusan tahun adalah karena setiap generasi terus menemukan makna di dalamnya. “Jika Anda pernah duduk di teater dan merasakan jantung Anda berdegup kencang saat musik membubung... maka Anda tahu bahwa orang-orang masih peduli,” pungkasnya.
Kritik serupa juga datang dari legenda balet Misty Copeland. Dalam acara peluncuran The Strength Issue pada 8 Maret lalu, Copeland mengingatkan bahwa ada alasan kuat mengapa opera dan balet mampu bertahan selama lebih dari 400 tahun.
Nada yang lebih keras datang dari penyanyi opera pemenang Grammy, Isabelle Leonard, yang mengaku terkejut melihat seseorang yang dianggap sukses bisa memiliki pandangan yang begitu sempit.
“Saya terkejut bahwa seseorang yang tampaknya sangat sukses bisa begitu tidak fasih dan berpikiran sempit dalam pandangannya tentang seni, sementara ia menganggap dirinya sendiri sebagai seorang seniman.”
Tidak hanya dari kalangan penari dan penyanyi opera, tokoh-tokoh televisi dan musik populer pun ikut angkat bicara. Penyanyi Doja Cat sempat mengunggah kritik melalui TikTok sebelum akhirnya menghapusnya, sementara para pembawa acara The View memberikan teguran yang cukup tajam.
Pembawa acara televisi Sara Haines mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa keluarga Chalamet sendiri, mulai dari nenek, ibu, hingga saudara perempuannya, pernah menari di New York City Ballet, sehingga komentarnya terasa seperti pengkhianatan terhadap akar keluarganya sendiri.
Whoopi Goldberg bahkan memberikan peringatan keras dengan mengatakan, “Ketika Anda meremehkan bentuk seni orang lain, itu tidak terasa menyenangkan. Berhati-hatilah, Nak.”
Kontroversi ini mencuat di tengah momen krusial karier Chalamet, di mana ia baru saja mendapatkan nominasi ganda Academy Award untuk film Marty Supreme sebagai Aktor Terbaik dan Produser Terbaik.
Meski Chalamet sempat bercanda dalam wawancara aslinya bahwa ia mungkin telah "kehilangan 14 sen jumlah penonton" dan menyerang tanpa alasan, dampaknya ternyata jauh lebih besar, mengingat posisinya sebagai salah satu wajah utama perfilman modern saat ini.(People,/Times of India/Z-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved