Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Insiden Rasis tak Sengaja Terjadi di BAFTA 2026

Thalatie K Yani
23/2/2026 10:00
Insiden Rasis tak Sengaja Terjadi di BAFTA 2026
Michael B. Jordan dan Delroy Lindo(BBC)

MALAM penganugerahan BAFTA 2026 di London menyisakan momen yang menjadi perbincangan dunia. Sebuah teriakan rasis terdengar saat dua aktor ternama, Michael B. Jordan dan Delroy Lindo, sedang berada di atas panggung untuk membacakan pemenang.

Pelakunya adalah John Davidson, sosok nyata yang menjadi inspirasi film indie Britania Raya berjudul “I Swear”. Davidson menderita sindrom Tourette, sebuah kondisi saraf yang menyebabkan tik (gerakan atau ucapan) spontan yang tidak disengaja. Sebelum acara dimulai, Davidson sempat mengungkapkan kekhawatirannya kepada CNN terkait kondisi tersebut.

Robert Aramayo, yang memerankan Davidson dalam film tersebut, berhasil membawa pulang penghargaan Aktor Terbaik. Aramayo menyebut bahwa ia mempelajari Davidson dengan sangat mendalam. Davidson menceritakan bagaimana aktor muda itu bertanya. “Saat Anda mengalami tik, apakah Anda tahu dari mana asalnya? Bagaimana dengan pemicu tik tersebut?”

Di karpet merah, Davidson sempat menjelaskan kondisinya. “Hal-hal tertentu, seperti hari ini, banyak orang di sekitar, saya merasa sangat, Anda tahu, lebih banyak tik jika saya mengamuk. Situasi yang berbeda dapat memicu emosi dan tik yang berbeda,” ujarnya.

Pembawa acara Alan Cumming segera meminta pengertian audiens dan mengingatkan Tourette adalah disabilitas. Ia meminta maaf kepada siapa pun yang merasa tersinggung dan menekankan kejadian tersebut di luar kendali Davidson.

Dominasi 'One Battle After Another'

Di luar insiden tersebut, film “One Battle After Another” karya Paul Thomas Anderson tampil sebagai penguasa malam itu. Film ini memborong enam piala, termasuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Skenario Adaptasi, Sinematografi, Penyuntingan, dan Aktor Pendukung Terbaik untuk Sean Penn. Dominasi ini memperkuat spekulasi bahwa film tersebut akan menyapu bersih penghargaan di Oscar mendatang.

Sementara itu, kejutan terjadi di kategori Aktris Pendukung Terbaik saat Wunmi Mosaku (“Sinners”) mengungguli Teyana Taylor yang lebih difavoritkan. Di sisi lain, film “Marty Supreme” harus pulang dengan tangan hampa, membuat Timothée Chalamet harus menyimpan pidato kemenangannya untuk ajang Oscar bulan depan.

Daftar Pemenang Utama BAFTA 2026:

Kategori Pemenang Film
Best Film Paul Thomas Anderson One Battle After Another
Best Director Paul Thomas Anderson One Battle After Another
Leading Actor Robert Aramayo I Swear
Leading Actress Jessie Buckley Hamnet
Supporting Actor Sean Penn One Battle After Another
Supporting Actress Wunmi Mosaku Sinners
Outstanding British Film Chloé Zhao Hamnet
Special Visual Effects James Cameron Avatar: Fire and Ash

Dalam pidato kemenangannya yang emosional, Robert Aramayo sempat memberikan penghormatan kepada para nomine lainnya. Sambil memberi isyarat kepada Leonardo DiCaprio, ia berkata: “Saya tidak percaya saya berdiri di sini melihat orang-orang seperti Anda.”

Meskipun BAFTA dan Oscar jarang sepakat mengenai Film Terbaik, kemenangan besar Paul Thomas Anderson kali ini menandai potensi sejarah baru yang sejajar dengan kesuksesan Nomadland dan Oppenheimer di masa lalu. (CNN/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya