Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Ini Alasan Sunghoon Enhypen Dipilih Menjadi Pembawa Obor Olimpiade Musim Dingin 2026

Putri Rosmalia Octaviyani
27/1/2026 15:51
Ini Alasan Sunghoon Enhypen Dipilih Menjadi Pembawa Obor Olimpiade Musim Dingin 2026
Penyanyi K-pop, Sunghoon Enhypen.(Dok. IG Sunghoon)

TAHUN 2026 menjadi momen emosional yang bersejarah bagi Park Sunghoon, atau yang lebih dikenal sebagai Sunghoon dari grup K-pop global ENHYPEN. Julukan "Pangeran Es" (Ice Prince) yang melekat padanya kini menemukan validasi tertingginya. Bukan sebagai atlet yang berkompetisi memperebutkan medali, melainkan sebagai pembawa obor (Torch Bearer) untuk Olimpiade Musim Dingin 2026 di Italia.

Kabar yang dikonfirmasi pada Januari 2026 ini membuat jagat maya, khususnya penggemar K-pop (ENGENE), gempar. Sunghoon ENHYPEN menjadi idola K-pop kedua dalam sejarah yang menerima kehormatan ini setelah Jin BTS pada Olimpiade Paris 2024. Berikut adalah profil mendalam dan alasan mengapa Sunghoon adalah sosok paling tepat untuk membawa api Olimpiade di tanah Italia.

Kembalinya Sang "Pangeran Es" ke Gelanggang Olimpiade

Bagi Sunghoon ENHYPEN, Olimpiade Musim Dingin bukan sekadar ajang olahraga, melainkan mimpi masa kecil yang tertunda. Sebelum debut bersama ENHYPEN pada tahun 2020, Sunghoon mendedikasikan satu dekade hidupnya sebagai atlet figure skating profesional. Pemilihan dirinya sebagai pembawa obor di Milano Cortina 2026 menutup siklus perjalanan kariernya dengan indah: dari atlet yang bermimpi ke Olimpiade, menjadi idola dunia, dan kembali ke Olimpiade sebagai ikon budaya.

"Saya tahu betul semangat dan usaha keras para atlet nasional yang telah berlatih untuk Olimpiade Musim Dingin ini, jadi perasaan terbesar saya adalah ingin menyemangati mereka. Secara pribadi, saat saya masih menjadi atlet, mimpi saya adalah berkompetisi di Olimpiade, dan saya bahagia serta merasa terhormat bisa menyentuh mimpi itu sebagai seorang penyanyi." – Sunghoon (Januari 2026)

Profil Sunghoon ENHYPEN: Dari Medali Perak Asia hingga Panggung Dome

Untuk memahami signifikansi momen ini, kita harus melihat rekam jejak Sunghoon yang luar biasa. Ia bukan sekadar idola yang "bisa" berseluncur, ia adalah atlet elit pada masanya.

Kategori Detail Fakta
Nama Lengkap Park Sunghoon (박성훈)
Lahir 8 Desember 2002 (Usia 23 di tahun 2026)
Periode Atlet 2010 - 2020 (10 Tahun)
Prestasi Puncak
  • Medali Perak Asian Figure Skating Trophy (Junior)
  • Medali Emas Lombardia Trophy (Novice)
  • Anggota Cadangan Tim Nasional Korea Selatan
Posisi di ENHYPEN Vokalis, Dancer, Visual

Mengapa Sunghoon Terpilih?

Pemilihan pembawa obor Olimpiade tidak dilakukan sembarangan. Ada tiga faktor utama yang menjadikan Sunghoon kandidat sempurna untuk Milano Cortina 2026:

1. Rekomendasi Samsung Electronics

Sebagai mitra resmi Olimpiade global (Worldwide Olympic Partner), Samsung memiliki hak untuk menominasikan pembawa obor yang inspiratif. Sunghoon, dengan latar belakang uniknya yang menjembatani dunia olahraga musim dingin dan budaya pop (K-pop), adalah representasi sempurna dari semangat "Do What You Can't".

2. Kredibilitas Atletik

Berbeda dengan selebritas lain yang mungkin hanya dipilih karena popularitas, Sunghoon memiliki "darah" atlet. Ia memahami disiplin, rasa sakit, dan mentalitas yang dibutuhkan di atas es. Ia pernah berlatih di gelanggang yang sama dengan para atlet yang kini akan bertanding, memberikan resonansi emosional yang kuat.

3. Duta Olahraga Korea

Sejak tahun 2025, Sunghoon telah aktif sebagai duta promosi untuk Korean Sport & Olympic Committee (KSOC). Perannya adalah menjadi jembatan antara publik muda dan dunia olahraga, memastikan semangat Olimpiade tetap relevan di kalangan Gen Z.

Jadwal dan Rute Obor Olimpiade Musim Dingin 2026

Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 dijadwalkan dibuka pada 6 Februari 2026. Sunghoon dijadwalkan berpartisipasi dalam estafet obor di wilayah Italia utara menjelang upacara pembukaan. Kehadirannya diprediksi akan menarik ribuan penggemar di sepanjang rute, sekaligus menyoroti keindahan kota Milan dan pegunungan Cortina d'Ampezzo.

Momen ini bukan hanya kemenangan bagi Sunghoon pribadi, tetapi juga bukti bagaimana K-pop telah menjadi kekuatan lunak (soft power) yang diakui oleh institusi olahraga tertua dan paling bergengsi di dunia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya