Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND pop jazz asal Bandung, Mocca, merayakan seperempat abad perjalanan mereka di industri musik Indonesia dengan merilis mini album spesial berjudul Life In Bloom dalam format piringan hitam (vinyl). Rilisan ini menjadi sangat istimewa karena hadir dalam format vinyl 7" 33 RPM, yang dilengkapi dengan teknologi visual langka, Zoetrope.
Perilisan terbatas ini digelar secara intim di Jakarta, dihadiri oleh para kolektor vinyl dan keempat personel Mocca: Riko Prayitno, Arina Ephipania, Indra Massad, dan Toma Pratama.
Hal yang paling mencuri perhatian dari rilisan Life In Bloom ini adalah desain artwork-nya. Mocca menghadirkan Zoetrope, sebuah ilusi gerak yang dicetak langsung pada permukaan piringan hitam.
Zoetrope adalah jenis piringan hitam khusus yang menampilkan serangkaian gambar kecil secara berurutan.
Ketika piringan ini diputar pada turntable dan dilihat melalui kamera ponsel atau bahkan mata telanjang di bawah pencahayaan stroboskopik, rangkaian gambar tersebut akan menciptakan ilusi animasi atau gerakan yang memukau.
Riko Prayitno, gitaris Mocca, mengungkapkan kebanggaannya terhadap inovasi ini.
"Semoga saya tidak salah, ini adalah produksi zoetrope pertama yang diproduksi oleh band di Indonesia," ujar Riko.
Ia menambahkan bahwa ide untuk membuat rilisan yang spesial ini bermula dari keinginan pribadinya, dan disambut baik oleh ilustrator animasi/zoetrope, Ahmad R (djali).
Mini album Life In Bloom versi vinyl memuat empat tembang pilihan. Pada Sisi A terdapat dua lagu, yaitu Menua Bersama" dan Be My Bee. Sementara Sisi B menyajikan lagu Just Say Yes dan versi instrumentalnya, Just Say Yes (Instrumental).
Proses produksi piringan hitam ini ditangani langsung oleh Kamengksi Records. Vinyl Life In Bloom ini akan mulai didistribusikan ke toko-toko rilisan fisik dan laman Instagram resmi mereka mulai 10 Desember 2025 dalam jumlah yang sangat terbatas, menjadikannya barang koleksi wajib bagi para penggemar dan kolektor musik. (Ant/Z-1)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Hotel Indigo Bandung Dago Pakar, bagian dari koleksi Luxury & Lifestyle IHG Hotels & Resorts, dengan bangga merayakan ulang tahun pertamanya.
Melalui label Suara Disko, yang bekerja sama dengan Orange Cliff Records, Diskoria merilis vinyl album Intonesia yang tersebar di kurang lebih sebanyak 45 gerai musik di seluruh Indonesia.
Proses rekaman album vinyl Govinda, Govinda Live Studio Session - London 2023, begitu istimewa karena dilakukan di studio musik legendaris dunia, Abbey Road Studios.
“Vinyl ini dibuat dari plastik yang dikumpulkan dari sungai di Malaysia dan Indonesia oleh alat pembersih sungai yang kami investasikan bersama. Setiap vinyl dibuat dari 9 botol plastik,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved