Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Hubungan Jepang-Tiongkok Memanas, Ningning dan Aespa Terancam Di-cancel

Fathurrozak
20/11/2025 09:50
Hubungan Jepang-Tiongkok Memanas, Ningning dan Aespa Terancam Di-cancel
Ningning Aespa(Instagram @imnotningning)

GRUP idola K-pop Aespa terseret ke dalam ketegangan diplomatik yang semakin mendalam antara Tiongkok dan Jepang. Hal itu karena semakin banyak penonton Jepang menuntut agar anggota aespa asal Tiongkok, Ningning, dihapus dari program musik akhir tahun NHK, Kohaku Uta Gassen.

Mengutip The Korea Times, Kamis (20/11), sebuah petisi yang diunggah pada Senin (17/11) di Change.org mendesak stasiun penyiaran NHK untuk membatalkan jadwal penampilan Aespa. 

Petisi tersebut dengan cepat mendapatkan perhatian dan melampaui 70 ribu tanda tangan dalam waktu dua hari.

Para pendukung berpendapat unggahan Ningning di media sosial di masa lalu, ketika ia membagikan foto di belakang panggung yang menampilkan lampu dekoratif yang menurut beberapa kritikus menyerupai awan jamur nuklir, menunjukkan ‘kurangnya melek sejarah.’

“Kohaku adalah siaran nasional yang penting,” tulis salah satu komentator, bersikeras bahwa mengizinkan Ningning tampil akan melukai para korban Hiroshima. 

Komentar lain mengatakan, “Seseorang yang memuji lampu berbentuk awan jamur seharusnya tidak muncul di program yang ditonton oleh seluruh negeri.”

Unggahan Ningning dari 2022 sebelumnya memicu kritik di Jepang, tetapi tidak mengarah pada keluhan formal. Namun, petisi tahun ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan politik menyusul pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang mengisyaratkan kemungkinan keterlibatan militer dalam konflik Taiwan.

Beijing mengutuk pernyataan tersebut sebagai campur tangan dan sejak saat itu telah memperketat pembatasan perjalanan, konten budaya, dan rilis hiburan Jepang.

Sing Tao Daily Hong Kong melaporkan Aespa telah menjadi salah satu korban budaya yang paling terlihat dari kebuntuan tersebut, mencatat bahwa apakah grup tersebut pada akhirnya tampil dapat berfungsi sebagai sinyal dari suasana diplomatik. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik