Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Hanya Butuh 2 Hari, Pola Makan Tidak Sehat Buat Tubuh YouTuber Ini Kewalahan!

Sekar Arum Pramudita
09/11/2025 23:17
Hanya Butuh 2 Hari, Pola Makan Tidak Sehat Buat Tubuh YouTuber Ini Kewalahan!
Makanan paling tidak sehat.(Freepik)

YOTUBER asal Kanada, Will Tennyson, melakukan eksperimen ekstrem yang mengundang perhatian warganet. Ia mencoba mengonsumsi 100 jenis makanan paling tidak sehat di dunia hanya dalam waktu 50 jam dan hasilnya menunjukkan bagaimana makanan olahan dapat memengaruhi tubuh dalam waktu singkat.

Tennyson dikenal lewat berbagai konten kebugaran dan eksperimen gaya hidup ekstrem di kanal YouTube-nya.

Dalam video berjudul I Spent 50 Hours Eating World’s 100 Unhealthiest Foods yang diunggah pada 2023, ia menantang dirinya untuk makan berbagai jenis makanan tinggi gula, lemak, dan kalori.

Daftar tersebut ia ambil dari blog A Dame’s Handbook tahun 2022 yang merangkum 100 makanan paling tidak sehat di dunia.

Selama dua hari, Tennyson menikmati beragam hidangan berkalori tinggi, mulai dari minuman White Hot Chocolate di Starbucks yang mengandung 540 kalori per cangkir, makanan beku olahan, hingga berbagai camilan seperti kue kering, keripik, sereal, dan sarapan cepat saji. Ia juga menyantap makanan populer seperti pizza pepperoni, sushi salmon mentah, dan iga panggang BBQ.

Sebelum memulai eksperimen, Tennyson mengaku terbiasa dengan pola makan sehat dan olahraga rutin. “Biasanya saya hanya membeli bahan makanan segar. Sesekali makan seperti ini tidak masalah, tapi tidak untuk dua hari penuh,” ujarnya dalam video tersebut.

Namun, efek dari pola makan ekstrem itu mulai terasa hanya beberapa jam setelah ia memulai. Setelah sarapan sekitar 800 kalori berupa cokelat panas dan muffin, Tennyson sudah kembali merasa lapar. “Rasanya enak, tapi tidak bikin kenyang lama. Saya merasa tidak dalam kondisi baik,” katanya.

Rasa lelah mulai muncul seiring berjalannya waktu. Ia bahkan hampir kehilangan semangat untuk berolahraga. “Kesalahan terbesar saya adalah duduk di sofa ini. Saya sangat kelelahan dan motivasi untuk latihan hampir tidak ada,” ungkapnya.

Meski tetap memaksakan diri untuk berolahraga, performanya menurun drastis. Di akhir eksperimen, Tennyson mengaku merasa mual setelah menyantap hidangan all you can eat dan menyadari berat badannya naik sekitar 1,8 kilogram hanya dalam dua hari.

“Saya naik sekitar dua kilogram dalam dua hari terakhir, mungkin karena retensi air. Tapi yang jelas tubuh saya terasa berat dan tidak nyaman,” katanya.

Menurutnya, eksperimen ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya keseimbangan dalam pola makan. “Kamu boleh makan apa pun, tapi tidak dalam porsi berlebihan. Makanan sehat membuat tubuh terasa baik, sedangkan makanan olahan akan membuat tubuh terasa tidak (dalam kondisi) bagus. Ini bukan hanya soal penampilan, tetapi juga soal bagaimana yang kamu rasakan,” ujarnya menutup video.

Eksperimen Tennyson menjadi pengingat bahwa dampak konsumsi makanan tidak sehat bisa langsung dirasakan, bahkan hanya dalam hitungan hari. Meski terlihat menggoda, kebiasaan mengonsumsi makanan olahan secara berlebihan dapat menurunkan energi, memperburuk pencernaan, hingga memengaruhi suasana hati secara signifikan. (UNILAD/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya