Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND pop jazz era awal 2000-an, Ecoutez, kembali menyapa para pendengar setia dengan merilis single terbaru berjudul Cerita Kita, yang akan hadir serentak di seluruh platform digital mulai 31 Oktober 2025.
Terbentuk sejak 1 November 2005, Ecoutez, yang kini digawangi oleh Delia (vokal), Leo (bass), Iyas (keyboard), dan Jay (drum) dikenal melalui sejumlah lagu hits populer seperti Percayalah, Simpan Saja, dan Are You Really the One.
Selama hampir dua dekade berkarya, Ecoutez telah melekat di hati para penikmat musik Indonesia dengan warna pop jazz yang khas.
Jika sebelumnya Ecoutez identik dengan lagu-lagu bertema patah hati, kali ini, mereka menghadirkan nuansa berbeda melalui Cerita Kita.
Lagu ini bercerita tentang persahabatan yang erat dan perjalanan panjang para personel sebagai sebuah keluarga, termasuk kembalinya Delia setelah sempat meninggalkan band selama 12 tahun.
"Lagu ini adalah ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan kami. Meski sempat terpisah, pada akhirnya keluarga akan selalu menemukan jalan untuk kembali bersama," ungkap Ecoutez.
Dengan balutan musik pop jazz khas Ecoutez dan sentuhan string section yang memperkaya aransemen, Cerita Kita menghadirkan harmoni hangat, melodi penuh perasaan, serta lirik yang menyentuh, siap menjadi soundtrack tentang kebersamaan, persahabatan, dan cinta yang tak lekang oleh waktu.
Lagu ini diciptakan oleh Widyo Prastowo, Fajrul Ahsan Fikri, Leo Christian, dan Amelia Septianti, dengan Pahlevi Indra C. Santoso sebagai music producer sekaligus executive producer.
Single Cerita Kita akan resmi dirilis pada 30 Oktober 2025 dan dapat dinikmati di Spotify, Apple Music, YouTube, serta berbagai platform musik digital lainnya. (Z-1)
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Melalui Closer, Verena menggambarkan perasaan kangen yang kerap muncul di tengah perjalanan, di mana bayang-bayang pasangan di tempat yang berbeda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved