Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA dan pihak pengelola warisan mendiang komposer legendaris Jepang Ryuichi Sakamoto resmi mendukung kampanye "No Music For Genocide," sebuah gerakan boikot yang menyerukan penarikan karya musik dari layanan streaming yang terafiliasi oleh Israel.
Dalam pernyataan resmi yang diunggah pada 17 Oktober lalu, pihak ahli waris Sakamoto menyebut telah meminta label rekaman untuk menghapus seluruh katalog musiknya dari platform digital di Israel.
Mereka menegaskan bahwa sebagian besar karya sang komposer kini sudah tidak dapat diakses di negara tersebut.
“Warisan Ryuichi Sakamoto mendukung inisiatif No Music For Genocide. Sebisa mungkin, kami telah menghapus atau mengajukan permintaan resmi kepada label untuk menarik musiknya dari semua layanan streaming dan unduhan digital di Israel,” tulis pernyataan dari akun Facebook resmi Ryuji Sakamoto, Jumat (17/10).
Gerakan No Music For Genocide sendiri merupakan kampanye solidaritas yang mendorong para musisi dan pemegang hak cipta untuk menarik karya mereka sebagai bentuk protes terhadap genosida di Jalur Gaza, Palestina.
Para peserta kampanye melakukan pembatasan wilayah (geo-block) pada musik mereka atau mengirimkan permintaan resmi kepada label dan distributor.
Dikutip dari laman NME, lebih dari seribu musisi dan label telah bergabung sejak kampanye ini dimulai, termasuk Massive Attack, Fontaines D.C., Amyl & The Sniffers, Paramore, Rina Sawayama, Japanese Breakfast, dan Yaeji.
Pihak kampanye, yaitu nomusicforgenocide.org menyatakan bahwa aksi ini merupakan gerakan solidaritas budaya global yang menolak kekerasan terhadap rakyat Palestina.
Dalam pernyataannya, mereka mengatakan akan terus mendorong boikot dan sanksi terhadap rezim apartheid Israel hingga tercapai perdamaian yang berlandaskan keadilan.
Inisiatif ini terinspirasi oleh praktik boikot budaya yang pernah dilakukan terhadap rezim apartheid Afrika Selatan pada 1980-an. Mereka menegaskan bahwa musik tidak seharusnya menjadi alat hiburan bagi negara yang terlibat dalam penindasan.
Ryuichi Sakamoto sendiri wafat pada 2023 di usia 71 tahun, dikenal sebagai salah satu pionir musik elektronik bersama grup Yellow Magic Orchestra (YMO) dan sebagai komposer film ternama seperti The Last Emperor, Merry Christmas, Mr. Lawrence, dan The Revenant. (NME, Mixmag/Z-1)
Boikot adalah kontribusi nyata yang paling memungkinkan dilakukan oleh masyarakat sipil di tengah keterbatasan akses bantuan ke Gaza.
Wakil Ketua DMI, Imam Addaruqutni, menyebut semangat membela Palestina sebagai bentuk empati yang mulia.
Seruan memboikot Israel kian meluas di Italia menjelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada 14 Oktober mendatang.
Boikot bisa menekan penjualan dan membuat perusahaan mengambil langkah efisiensi, yang ujung-ujungnya berisiko pada pemutusan hubungan kerja (PHK)
Israel semakin terjepit di panggung internasional akibat perang Gaza.
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (14/1) bahwa ia diberi tahu bahwa pembunuhan para demonstran di Iran telah dihentikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved