Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Hong Kong, Kwong Wa, yang dikenal melalui perannya sebagai Tong Sam-chong di film Journey to the West, kini telah meninggalkan dunia akting. Ia sempat beralih profesi menjadi penjual asuransi dan sekarang bekerja di lokasi wisata.
Kwong Wa, baru-baru ini, terlihat bekerja di tempat wisata bersama beberapa mantan aktor seangkatannya, seperti Lam Chun Hin dan Cheng Kwok Lam. Penampilan mereka yang kini jauh dari gemerlap layar kaca memicu simpati public.
Selama masa kejayaannya, Kwong Wa merupakan salah satu bintang utama TVB, berkat perannya dalam sejumlah drama populer seperti Journey to the West, A Step into the Past, The Conqueror’s Story, The Legend of Lady Yang, dan The King of Yesterday and Tomorrow.
Ia dikenal karena sering memerankan tokoh-tokoh bersejarah dan legendaris seperti Lao Ai, Xiang Yu, Kaisar Xuanzong, Yongzheng, dan Qianlong. Aktingnya yang kuat dan karismatik membuatnya mendapat pengakuan luas dari penonton.
Namun, puncak kariernya mulai berakhir setelah muncul skandal asmara yang melibatkan aktris terkenal Sheren Tang. Meski sudah menikah dengan penyanyi Kitman Mak, Kwong Wa dikabarkan selingkuh dengan Sheren Tang saat mereka bekerja bersama dalam drama I Have a Date with Spring.
Ia bahkan sempat tinggal bersama sementara waktu dan mengaku bahwa rumah tangganya sudah berakhir, serta berjanji akan menceraikan istrinya demi bersama Sheren. Namun, janji itu tidak pernah ditepati. Ketika Sheren Tang menyadari bahwa dirinya telah ditipu dan dijadikan “wanita simpanan”, ia merasa sangat terpukul.
Situasi semakin memanas ketika Kwong Wa justru menuduh Sheren sebagai pihak yang menggoda dirinya terlebih dahulu. Sementara itu, istrinya, Kitman Mak, secara terbuka membela sang suami dan menyalahkan Sheren atas keretakan rumah tangga mereka.
Merasa tidak terima, Sheren Tang akhirnya menggelar konferensi pers untuk membela diri. Ia mengecam pasangan tersebut, bahkan mengancam akan membawa masalah ini ke pengadilan demi memulihkan nama baiknya.
Setelah skandal tersebut, karier Kwong Wa hancur total. Tawaran akting berhenti datang, hingga memaksanya mencari cara lain untuk bertahan hidup. Ia kemudian bekerja sebagai agen asuransi, sebelum akhirnya beralih profesi di sektor pariwisata. Di sana, ia tampil mengenakan kostum kaisar atau sarjana kuno, berfoto bersama wisatawan demi mendapatkan penghasilan.
Pekerjaan di tempat wisata tersebut jauh dari kemewahan dunia hiburan. Para mantan aktor yang kini menjadi penampil wisata sering harus bekerja berjam-jam di luar ruangan dengan kostum tebal di bawah terik matahari.
Rekannya, Cheng Kwok Lam, bahkan pernah mengunggah video yang memperlihatkan punggungnya basah kuyup oleh keringat setelah seharian bekerja. Ia menjelaskan bahwa meskipun penghasilannya sekarang tidak sebanding dengan masa kejayaannya, ia tetap melakukannya demi menafkahi keluarga.
Kisah hidup Kwong Wa menjadi pengingat tentang betapa cepatnya ketenaran dapat memudar di industri hiburan. Banyak bintang besar yang dulunya hidup dalam sorotan kini harus beradaptasi dengan kenyataan, harus menukar popularitas dengan pekerjaan biasa yang jauh dari kemewahan masa lalu. (kbizoom.com/Z-1)
MASIH ingat dengan sosok Biksu Tong Sam-chong dalam serial legendaris Kera Sakti? Karakter yang begitu ikonis itu dibawakan oleh aktor asal Hong Kong, Kwong Wa
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Tiga negara yang mendominasi daftar ini, yakni Vietnam, Jepang, dan Indonesia.
Adapun target PAD dari Bapenda pada 2024 berada di angka Rp2,6 triliun, sedangkan 2025 targetnya naik menjadi Rp3,3 triliun.
Berdasarkan data sementara Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah per 28 Desember 2025, tercatat sebanyak 431.754 wisatawan berkunjung ke Semarang.
Kampung Buricak Burinong merupakan salah satu kawasan awal pengembangan desa wisata di Sumedang yang dulu dibangun secara bertahap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved