Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI Wulan Guritno, Asri Welas, dan Masayu Anastasia, Mama-Mama Pengejar Cinta bukan hanya proyek akting biasa, namun menjadi ruang refleksi bagi ketiganya tentang kehidupan, mimpi, dan keberanian perempuan di usia 40-an.
Bukan semata-mata menyampaikan pesan dari cerita fiksi, tapi serial yang tayang di platform Vidio itu menggambarkan pandangan personal mereka tentang fase hidup yang sering kali dianggap 'selesai'.
"Karakter Adia itu mengalami kehilangan yang tiba-tiba. Aku merasa relate banget, karena di usia kita sekarang, kita pikir di usia 40 itu semua berakhir, ternyata hidup itu bisa berubah kapan saja," ujar Wulan, yang memerankan peran Adia, di Jakarta, dikutip Kamis (2/10).
"Tapi yang aku pelajari dari sini, selalu ada harapan, enggak ada kata terlambat kalau kita mau." tambahnya.
Bukan hanya Wulan, Asri Welas, yang berperan sebagai Tara pun merasa karakter yang ia mainkan membuatnya merenungkan ulang soal zona nyaman.
"Di umur 40, perempuan itu sering kali masuk zona nyaman. Sudah sibuk sama keluarga, suami, anak, sampai lupa sama mimpi sendiri," kata Asri.
"Aku pribadi jadi mikir, apa iya kita harus berhenti mimpi? Ternyata enggak. Kita masih bisa mulai lagi. Tapi ya itu, harus berani mengambil langkah keluar zona nyaman," tambahnya.
Pandangan serupa juga datang dari Masayu Anastasia. Karakter Ibel yang ia perankan digambarkan hidup dalam pernikahan tanpa cinta. Bagi Masayu, ini menjadi bahan refleksi tentang penerimaan dan jalan hidup.
"Kadang yang kita kira baik, belum tentu baik buat hidup kita. Tapi mungkin itu memang jalan yang harus dilalui. Di umur segini, kita belajar untuk terima, tapi juga tetap cari cara untuk bahagia," ungkapnya.
Menariknya, chemistry yang terbangun di layar juga berlanjut di luar set. Wulan menyebut, persahabatan mereka kini tidak hanya soal profesionalitas, tapi sudah jadi hubungan emosional yang dalam.
"Aku bersyukur banget ketemu dua sahabat baru. Kita banyak curha, banyak ngobrol tentang hidup, tentang jadi perempuan. Dan ternyata apa yang dialami karakter kita tuh nggak jauh dari realitas kita," ujar Wulan.
Ketiganya sepakat bahwa usia 40 bukan akhir, justru bisa jadi awal yang baru.
"Usia 40 itu bukan akhir dari segalanya. Life begins at 40, dan aku hadapi dunia dengan cantik." tegas Asri Welas.
Serial ini mungkin dikemas ringan dan lucu, tapi bagi para pemain, proses membawakannya justru menghadirkan pelajaran personal yang dalam. Bukan hanya soal cinta, tapi tentang menjadi perempuan yang berani, sadar diri, dan tidak takut untuk mulai kembali meski dari nol.
Adapun Mama-Mama Pengejar Cinta adalah serial televisi Indonesia produksi Amadeus Sinemagna yang ditayangkan perdana 15 Agustus
2025 di Vidio. Serial ini disutradarai oleh Lasja Fauzia Susatyo dan dibintangi oleh Wulan Guritno, Masayu Anastasia, dan Asri Welas.
Mengisahkan kehidupan harmonis seorang mama muda runtuh seketika saat suaminya tiba-tiba mengajukan gugatan cerai. Tanpa disangka, puber kedua yang ia jalani bersama dua sahabat SMA justru menjerumuskannya ke dalam rangkaian petualangan penuh drama, tawa, kekacauan, dan kejutan cinta. (Ant/Z-1)
Bercinta Dengan Maut
Serial drama Korea Siren’s Kiss menyoroti kisah penuh intrik antara seorang penyelidik asuransi dan seorang perempuan misterius yang berada di pusat pusaran kematian.
Demi menghidupkan karakter utama di serial Algojo, Arya rela menghabiskan waktu selama dua bulan untuk mendalami teknik bela diri dan melakukan riset mendalam ke sisi kelam dunia jalanan.
Sejak episode perdana Shine On Me, chemistry emosional yang kuat antara keduanya menjadi daya tarik utama yang memikat penonton untuk terus mengikuti perkembangan cerita.
Serial Algojo menjadikan wilayah Jakarta Utara sebagai arena utama pertarungan moral dan fisik para karakternya.
Menyusul kesuksesan musim pertamanya, babak baru dalam kehidupan detektif Alex Cross ini dijadwalkan tayang perdana secara global pada 11 Februari 2026.
Kampanye ini merupakan bagian dari gerakan #HealingFeelsBetterTogether, sebuah inisiatif yang mengajak perempuan untuk berdamai dengan luka dan menerima diri apa adanya.
Netizen menyoroti kondisi kulit wajahnya yang terlihat memiliki bopeng dan bekas jerawat, bahkan menjadikannya bahan perbandingan di dunia maya.
BELAKANGAN ini aktris Wulan Guritno dan penyanyi Ariel Noah ramai diperbincangkan. Hal tersebut terkait dengan rumor hubungan asmara mereka yang berhembus ke publik.
Pernyataan itu menjawab perkembangan penyidikan kasus promosi judi online yang melibatkan pemengaruh, di antaranya selebritas Wulan Guritno, Amanda Manopo, dan Yuki Kato
Tim hukum Polri menegaskan bahwa Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Dittipidsiber Bareskrim) Polri masih menyelidiki kasus judi online yang menyeret Wulan Guritno.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved