Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA nama besar yang memiliki pengaruh kuat di industri musik Malaysia dan Indonesia, Dato' Sri Siti Nurhaliza dan Ade Govinda, kembali bersatu dalam sebuah karya penuh makna yang berjudul Menamakanmu Cinta.
Single terbaru hasil kolaborasi dua sosok yang sudah dikenal bukan hanya di negaranya masing-masing ini, merupakan lagu cinta yang penuh emosi dan diperkirakan akan menjadi favorit para pecinta musik di Malaysia, Indonesia, dan seluruh pecinta musik di mana pun.
Kolaborasi ini bukan yang pertama bagi mereka. Sebelumnya, Ade Govinda telah menciptakan tiga lagu populer untuk Siti Nurhaliza di album Fragmen (2014), yaitu Terbaik Bagimu, Engkau, dan Tak Pernah Ragu.
Kini, dua sahabat dalam dunia seni musik ini kembali menyatukan kekuatan mereka lewat sebuah karya yang lebih matang dan penuh rasa, yaitu Menamakanmu Cinta.
Dato' Sri Siti Nurhaliza menyampaikan rasa syukurnya karena dapat kembali bekerja sama dengan Ade setelah sekian lama.
"Saya senang sekali bisa kembali berkolaborasi dengan Ade Govinda setelah lagu Terbaik Bagimu, Engkau, dan Tak Pernah Ragu di album sebelumnya. Menamakanmu Cinta adalah lagu yang sangat indah, sangat khas dengan sentuhan Ade yang selalu mampu menciptakan lagu-lagu hits masa kini. Harapan saya, semoga single terbaru ini dapat diterima dengan baik oleh para penggemar di Malaysia, Indonesia, maupun di mana saja," papar Siti Nurhaliza.
Dato' Sri Siti Nurhaliza juga menyebut lagu ini sebagai karya yang membawa pesan positif dalam menghargai orang-orang tercinta
"Saya berharap lagu ini bisa dinikmati oleh semua pendengar, dan menjadi lagu cinta yang menyatukan kenangan serta perasaan mereka yang menghargai cinta dalam kehidupan. Lagu ini dibuat dengan penuh perasaan dan harapan, dengan setiap liriknya mencerminkan keindahan cinta sejati. Semoga para pendengar bisa merasakan perjalanan emosional melalui setiap nada dan melodi yang disajikan," tambahnya.
Sementara itu, Ade Govinda, selaku penulis lagu sekaligus produser, mengungkapkan bahwa pengalaman bekerja sama dengan Siti kali ini terasa sangat istimewa.
"Ide awal lagu ini muncul karena saya ingin menciptakan lagu cinta yang bisa dinyanyikan di setiap pernikahan oleh siapa saja yang sedang berbahagia. Proses bekerja dengan Dato' Sri Siti sangat cepat, menyenangkan, dan saya bisa mengeksplorasi vokalnya secara luar biasa dalam waktu yang singkat," kata Ade Govinda.
Ia juga membagikan kenangan manis selama proses rekaman di studio.
"Dato' Sri Siti, seperti biasa, selalu perhatian kepada semua orang. Saat sesi rekaman, beliau pasti membawa banyak makanan. Suasana rekaman sangat santai namun tetap profesional, sehingga saya merasa bebas untuk mengeksplorasi kreativitas," jelasnya.
Terkait harapannya terhadap lagu ini, Ade Govinda menyampaikan bahwa Menamakanmu Cinta diharapkan dapat menjadi lagu tema bagi pasangan yang sedang jatuh cinta.
"Saya berharap Menamakanmu Cinta bisa menjadi soundtrack kehidupan bagi siapa pun yang sedang jatuh cinta. Lagu ini bukan sekadar melodi atau lirik, tetapi juga merupakan ungkapan perasaan yang mampu menyentuh jiwa dan menggambarkan kedalaman emosi antarpasangan. Semoga lagu ini bisa membangkitkan kenangan manis dan momen-momen berharga dalam perjalanan cinta mereka, serta menjadi pengiring setia di setiap detik kebahagiaan yang mereka jalani bersama," tutupnya. (Z-1)
Lewat single terbaru berjudul Cinta tapi Terluka, The Chasmala, mengangkat realitas hubungan percintaan yang penuh luka, dipendam terlalu lama.
Secara musikalitas, Semoga Saja hadir dengan balutan genre balada yang kental, ciri khas yang selama ini melekat pada karya-karya Ade Govinda.
Dua nama besar di industri musik Asia Tenggara, Dato’ Sri Siti Nurhaliza dari Malaysia dan Ade Govinda dari Indonesia, kembali berkolaborasi lewat single berjudul Menamaknamu Cinta.
Lagu Semoga Saja memperlihatkan sisi vokal Aisha Retno yang lembut namun kuat, dibalut musik dengan nada dan harmoni yang indah, ciri khas dari lagu Ade Govinda
Lagu kolaborasi Ade Govinda dan Ernie Zakri, Masing-Masing, memenangkan dua penghargaan di ajang Anugerah Industri Muzik (AIM) 2025.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved