Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
MVP Pictures merilis tampilan perdana (first look) film horor terbaru berjudul Dia Bukan Ibu yang menampilkan adegan di meja makan dan sosok perempuan misterius yang menyimpan hasrat brutal di pikirannya.
Film ini diadaptasi dari thread viral @JeroPoint di Twitter/X pada tahun 2023 yang telah mencapai lebih dari 5,8 tayangan. Thread tersebut dapat dibaca di: Dia sudah bukan Ibu. Tolong aku.” -A Thread- #bacahorror https://t.co/sU90JnH7pX” / X. Thread tersebut juga telah mendapat 44 ribu suka, 13 ribu retweet, dan seribu lebih komentar.
Dalam first look film horor Dia Bukan Ibu, menyiratkan sebuah nuansa yang penuh misteri namun brutal. Sosok ibu yang duduk di meja makan, tampak tengah terganggu pikirannya, dengan kilasan-kilasan kejadian brutal seperti daging yang dicabik-cabik, tangan menggenggam batu dan berlumur darah, serta pisau yang diasah tajam. Gambar-gambar tersebut menyiratkan apa yang ada di dalam pikiran sang ibu, sementara anggota keluarga yang lainnya tengah berbincang di depannya. Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Disutradarai oleh sutradara berbakat Randolph Zaini, film Dia Bukan Ibu diproduseri oleh Raam Punjabi dan Amrit Punjabi. Randolph juga menulis skenario film ini bersama Pemenang 2 Piala Citra FFI untuk Penulis Skenario Terbaik Titien Wattimena.
Film ini akan dibintangi oleh Artika Sari Devi, yang menjadi momen kembalinya ke layar lebar sejak 2019. Bersama Artika, juga hadir Aurora Ribero dan Ali Fikry. Film ini juga turut dibintangi oleh Iskak Khivano dan Sita Nursanti.
“Film Dia Bukan Ibu membawa kesegaran baru dari genre horor Indonesia. Dengan pendekatan yang tak biasa dari Randolph, film ini akan memberikan pengalaman menonton yang bukan hanya horor, namun juga nilai tentang hubungan keluarga antara anak dan ibu,” kata produser film horor Dia Bukan Ibu Amrit Punjabi dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Kamis, (17/7).
Film horor Dia Bukan Ibu akan mengikuti kisah Vira (Aurora Ribero) bersama sang adik, Dino (Ali Fikry) yang menghadapi situasi berbahaya. Keduanya tinggal bersama Ibunya (Artika Sari Devi), yang tidak lagi menjadi dirinya sendiri, dan Vira mencari tahu sebab yang membuat Ibunya berubah.
“Penonton akan melihat dinamika yang menegangkan dan penuh misteri dari keluarga ini. Bagaimana Ibu memiliki rahasia yang tidak diketahui oleh kedua anaknya. Saya sangat senang akhirnya bisa kembali ke layar lebar melalui peran yang menantang ini,” kata Artika Sari Devi.
Sebelumnya, MVP Pictures juga sukses dengan film horor yang diadaptasi dari thread viral @JeroPoint, Di Ambang Kematian (2023). Film tersebut berhasil meraih predikat blockbuster dengan raihan 3,3 juta lebih penonton dan menjadi film Indonesia terlaris kedua pada tahun 2023. (M-3)
Film ini menggunakan latar cerita pada tahun 1920 ketika Indonesia masih menjadi bagian dari jajahan pemerintah Belanda dan masih bernama Hindia Belanda.
Film ini biasanya menampilkan elemen supranatural, psikologis, atau kekerasan yang dikemas untuk menciptakan suasana mencekam dan menegangkan.
Film produksi Falcon Pictures itu berkisah tentang Solah Vincenzo (Rigen) pulang ke kampungnya, ditemani Fajrul (Jegel), Jaka, (Tora) dan Supra (Indro).
Teh oolong menjadi salah satu minuman favorit Emma. Bahkan ia sempat hampir membuka rumah teh sendiri sebelum mendapatkan peran di Wednesday.
Genre ini biasanya menampilkan suasana mencekam, penuh misteri, serta elemen yang mengancam keselamatan tokoh, seperti hantu, monster, psikopat, makhluk gaib, atau kejadian supranatural.
Sumanto akan muncul sebagai kameo di film horor Labinak: Mereka Ada di Sini yang tayang mulai hari ini (21/8) di bioskop.
Menteri Wihaji mengajak remaja GenRe untuk terus mengembangkan potensi diri, menemukan minat dan bakat,
Bad To Say berharap industri musik Indonesia terus berkembang serta memberikan lebih banyak ruang untuk musisi indie.
“Kalau buat gue, semakin banyak mendengarkan lagu dari berbagai genre makin banyak referensi untuk compose lagu."
Tur Arch Enemy 'Decievers' Asia akan ditutup di Jakarta, pada 23 Mei 2024 di Taman Kota Peruri, Blok M, Jakarta Selatan.
Industri drama Korea terus memikat jutaan penonton global dengan kualitas cerita yang memukau, akting luar biasa, dan produksi berkualitas tinggi.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved