Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH produksi Falcon Pictures kembali menghadirkan film Warkop DKI dalam bentuk animasi berjudul Warkop DKI Kartun yang bakal tayang di bioskop mulai 26 Juni 2025. Diketahui, Warkop DKI adalah grup lawak terkemuka asal Indonesia yang berisikan Kasino Hadiwibowo, Wahjoe Sardono, dan Indrodjojo Kusumonegoro. Mereka pertama kali bertemu dalam program radio Obrolan Santai di Warung Kopi, di Prambors.
Indro, personel Warkop DKI yang masih tersisa, mengaku senang karena Warkop DKI bisa hadir dalam bentuk film animasi. Ini menjadi hal penting dalam menjaga eksistensi Warkop DKI. Film animasi ini sekaligus menjadi pintu untuk memperkenalkan Warkop DKI kepada anak-anak.
"Kalau bicara dulu, saya sendiri juga nggak kepikiran Warkop DKI bakal dibikin animasi kayak gini, yang pasti saya itu ingin banget karakter Dono dan Kasino nggak hilang. Saya juga ingin Mas Dono, Mas Kasino walaupun dengan bentuk kartun tapi masih diingat oleh anak-anak sekarang," ucap Indro dalam gala premiere yang berlangsung di Jakarta Sabtu (21/6) malam.
Film ini menghadirkan karakter Dono dengan Wiwid Widyas sebagai pengisi suara, kemudian karakter Kasino dengan Farie Judhistira sebagai pengisi suara, dan karakter Indro yang suaranya diisi oleh Mo Sidik. Hadir juga Indro Warkop yang mengisi suara Komandan Chips, kemudian ada Mandra hingga Jaja Mihardja yang tampil mengisi suara sebagai karakter mereka sendiri.
Warkop DKI Kartun menghadirkan kisah trio Dono, Kasino dan Indro yang bertugas sebagai Chips. Film dibagi dalam tiga bagian dengan cerita yang berbeda-beda. Meski menampilkan cerita yang berbeda, namun film tetap menjadi satu kesatuan karena Warkop DKI tetap tampil sebagai Chips hanya saja menjalankan tiga misi berbeda.
Pada misi pertama Warkop DKI diberikan tugas menghentikan robot super yang membuat kekacauan di kota, lalu trio ini juga ditugaskan komandan CHIPS untuk membongkar penyebar jawaban ujian nasional, serta cerita bagaimana Dono, Kasino, dan Indro berjuang bersama tim nasional sepak bola Indonesia menuju piala dunia.
Indro, yang turut menyaksikan film Warkop DKI Kartun bersama di Gala Premier, mengaku tidak menyangka kalau banyak anak-anak yang terhibur. "Senang banget ya banyak anak-anak yang terhibur. Menurut saya dimensi anak-anak ya gitu, mungkin kalau kita (orang dewasa) pas nonton ketawa aja enggak, tapi kalau anak-anak yang nonton (film animasi) ya seperti itu, sampai grr-grran (tertawa) gitu mereka," ucap Indro.
Meski hadir dalam versi kartun, Indro menyebut esensi Warkop DKI masih terasa autentik. Meski setiap lawakan yang dihadirkan pada film sedikit diperhalus namun diusahakan semirip mungkin dengan yang ada di serial Warkop DKI pada masanya.
"Saya berharap, ini bisa diterima anak-anak. Apalagi, tayangnya pas berbarengan dengan libur sekolah. Saya kebayang kalau Dono, Kasino dan Indro tetap ada di benak anak-anak Indonesia ini, walaupun mungkin dengan bentuk kartun yang lebih abadi," tukasnya.(M-2)
"Salah satu impian saya dari kecil juga yaa. Impian lah main di Comic 8 karena saya nonton yang film sebelumnya dan bisa terlibat di sini seru,"
"Harapannya pastinya film ini nanti bisa ditonton banyak orang dan juga bisa meneruskan legacy Comic 8 yang sudah kami bangun dari 2010,"
Indro Warkop mengatakan bahwa tim produksi menginginkan aktor yang berani dan siap keluar dari zona nyaman untuk berperan sebagai Dono, dan Desta dinilai memenuhi kriteria itu.
Film Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung, yang merupakan sekuel dari film sebelumnya, Kang Mak from Pee Mak itu, menjadikan Rigen Rakelna sebagai pemeran utama.
Versi terbaru lagu ini dibawakan oleh kombinasi unik enam bintang komedi Indonesia yakni Andre Taulany, Rigen Rakelna, Indra Jegel, Tora Sudiro, Praz Teguh dan Indro Warkop
Indro menambahkan bahwa kehadiran film Warkop DKI Kartun ini juga sebagai langkah dalam mendorong karya anak bangsa.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Selain karena mengedepankan genre film keluarga, larisnya film tersebut di Malaysia karena Papa Zola The Movie diyakini memiliki cerita yang dekat dengan masyarakat Malaysia.
Film anime legendaris karya sutradara Makoto Shinkai, 5 Centimeters Per Second (2007), akhirnya akan tayang di jaringan bioskop Indonesia mulai 16 Januari 2026.
BAFM 2025 lahir dari kebutuhan nyata industri kreatif Indonesia akan ruang temu yang mempertemukan karya, talenta, dan ekosistem industri secara berkelanjutan.
Film-film ini bukan hanya hiburan, tetapi juga punya pesan mendalam, visual ikonik, dan cerita yang bertahan lama.
MAGGIE Kang, sutradara film animasi hit Netflix KPop Demon Hunters dianugerahi Okgwan (Mahkota Giok) Order of Cultural Merit Korea Selatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved