Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LEGENDA Kelam Malin Kundang, film dengan genre drama-misteri-thriller yang diproduksi oleh Come and See Pictures telah meluncurkan poster perdana dan mengungkap daftar pemain yang terlibat, dengan Rio Dewanto dan Faradina Mufti sebagai pasutri utama.
Cerita dalam "Legenda Kelam Malin Kundang" berfokus pada Alif, seorang pelukis micro painting yang mengalami kehilangan ingatan akibat kecelakaan. Suatu ketika, Alif berhadapan dengan kenangan masa lalu yang hilang saat bertemu seseorang yang mengklaim sebagai ibunya.
Menurut Rio Dewanto, tantangan utama dalam proyek ini adalah menggambarkan karakter yang berada dalam keadaan bingung, hanya melalui ekspresi wajah dan gerakan tubuh.
"Yang paling sulit adalah menciptakan sosok Alif yang bisa benar-benar menjangkau perasaan penonton, mengekspresikan kebingungannya tanpa dialog, tetapi melalui tatapan, gerakan tubuh, serta pernapasan," ungkap Rio di epicentrum (19/5).
Keberanian Come and See Pictures dalam melibatkan talenta-talenta terbaik di dunia perfilman Indonesia juga terlihat dari para pemain pendukung yang sangat berkualitas. Sosok-sosok seperti Vonny Anggraini, Nova Eliza, Jordan Omar, Gambit Saifullah, dan Sulthan Hamonangan diyakini akan memperkaya dan memberi warna pada cerita film ini.
Lebih dari itu, kontribusi para nama besar juga memperkuat proyek ini. Dua sutradara muda, Kevin Rahardjo dan Rafki Hidayat, yang dikenal memiliki pandangan baru, duduk di kursi sutradara.
Kehadiran Joko Anwar sebagai salah satu penulis skenario, bersama Aline Djayasukmana dan Rafki Hidayat, semakin menambah nilai pada film ini.
Pemilihan genre drama-misteri-thriller menjanjikan sebuah cerita yang penuh dengan teka-teki, intrik, dan kejutan, siap membangkitkan adrenalin penonton sepanjang film.
"Film ini akan mengajak penonton untuk mengeksplor peran Alif yang akan mengundang kebingungan pada kisahnya," kata Joko Anwar.
Lebih dalam lagi, film ini tidak hanya mengandalkan ketenaran bintangnya. "Legenda Kelam Malin Kundang" berani mengambil pendekatan inovatif dengan mengadaptasi legenda Minangkabau ke dalam konteks kekinian.
Dengan sentuhan modern ini diharapkan bisa memberikan sudut pandang baru dan relevan bagi penonton, sambil tetap menjaga inti cerita yang sudah melekat di benak masyarakat.
Dengan rencana rilis di bioskop-bioskop Indonesia pada akhir tahun 2025, "Legenda Kelam Malin Kundang" bukan hanya film yang ditunggu-tunggu, tetapi juga sebagai tanda akan potensi kreatif serta inovasi dalam perfilman di Tanah Air.
Film ini juga diharapkan dapat membawa angin segar dan standar baru untuk genre drama-misteri-thriller di Indonesia.
Disutradarai oleh Johansyah Jumberan, Kuyank tidak hanya menjual elemen horor semata, namun juga menggali kedalaman drama psikologis dan konflik domestik.
“Enggak, itu ada latihannya sih sebenarnya. Jadi dua bulan sebelumnya pelatihan terus. Jadi ya, minim buat kecelakaan. Mungkin kecetit satu dua tempat ada, cuma aman,”
Perpaduan visual jalur Alas Roban yang sunyi dengan suara ikonik sang diva 90-an menciptakan kontras yang kuat, rasa nostalgia yang biasanya hangat tiba-tiba mengusik
Reza Rahadian dan Rio Dewanto bermain dalam film terbaru berjudul Keadilan (The Verdict), yang menjadi kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan.
Dalam film Niken berperan sebagai ibu hamil dan dituntut melakukan adegan aksi
AKTOR Rio Dewanto bermain dalam film terbaru berjudul Legenda Kelam Malin Kundang yang tayang di bioskop mulai 27 November 2025.
Aktris Della Dartyan dan Faradina Mufti menilai peningkatan produksi film Indonesia belakangan ini menjadi bukti kemajuan ekosistem industri perfilman Tanah Air.
Siksa Kubur tampil sebagai film Indonesia satu-satunya di program Mad MaxX BIFAN 2024.
Film Siksa Kubur yang dibintangi Faradina diputar di BIFAN 2024 yang berlangsung di Bucheon, Korea Selatan, 4 - 14 Juli 2024.
Meski tertarik untuk kembali bekerja, Faradina harus mempertimbangkan apakah keputusan tersebut memungkinkan tanpa mengorbankan waktu bersama keluarga.
Faradina memainkan peran sebagai Sita. Sita adalah seorang anak yang mencari jawaban besar atas pertanyaan besar dalam hidupnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved