Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Diva Indonesia Titi DJ dan penyanyi bersuara khas Cakra Khan resmi merilis single kolaborasi mereka berjudul Layar. Lagu ini menjadi original soundtrack untuk film "Siapa Dia", karya sutradara ternama Garin Nugroho.
Layar mengisahkan tentang perpisahan dua insan yang masih saling terhubung, namun harus merelakan satu sama lain. Titi DJ dan Cakra Khan mengungkapkan, mereka langsung jatuh cinta saat pertama kali mendengar demo lagu tersebut.
"Saya ambil kesimpulan ini lagu percintaan tapi perpisahan juga, tapi perpisahan yang tegar, melepaskan tapi tidak melupakan," kata Titi saat acara peluncuran di Kemang, Jakarta, Jumat (16/5/2025).
"Saya pertama kali mendengar demo lagunya sudah terasa sangat bagus, strukturnya, melodinya, semuanya terasa paket lengkap," tambah Cakra Khan
Titi DJ mengaku antusias saat mengetahui akan berduet dengan Cakra dalam lagu ini. Terutama karena berduet dengan Cakra Khan meruapakan salah satu keinginannya.
"Ketika saya tahu akan berduet dengan Cakra, rasanya seperti wishlist yang terwujud. Salah satu penyanyi pria Indonesia yang ingin saya ajak duet adalah Cakra Khan," ungkap Titi DJ.
Kolaborasi ini bukan tanpa tantangan. Proses harmonisasi antara suara Titi DJ yang khas dengan suara berat Cakra Khan menjadi salah satu aspek yang membutuhkan perhatian khusus. Titi DJ mengaku harus melakukan persiapan ekstra, sementara Cakra Khan berusaha menahan kekuatan vokalnya demi menciptakan harmonisasi sempurna.
"Biasanya saya all out, tapi di lagu ini saya belajar menahan agar harmonisasinya tercapai. Karena ini soundtrack, bebannya ganda – harus memiliki ruh dan mampu menghidupkan cerita film," jelas Cakra Khan.
Proses rekaman Layar juga menjadi sorotan. Lagu ini direkam di Smecky Music Studio, Praha – salah satu studio kelas dunia yang pernah digunakan untuk menggarap musik film Star Wars.
Tak hanya itu, mereka bekerja sama dengan The City of Prague Philharmonic Orchestra, grup orkestra ternama yang memberikan sentuhan epik pada aransemen lagu.
Video klip Layar turut direkam di Charles Bridge, Praha, sebuah lokasi ikonik yang menawarkan visual sinematik. Pengambilan gambar dilakukan pada pagi hari untuk menghindari kepadatan turis, meskipun para kru harus menghadapi suhu yang sangat dingin. Hasil akhirnya diklaim mampu menampilkan visual yang kuat secara emosional.
Dengan lirik yang penuh emosi dan melodi yang kuat, lagu ciptaan Faizal Lubis ini diharapkan menjadi elemen penting dalam memperkuat cerita film yang dibintangi Amanda Rawles dan Nicholas Saputra tersebut.
Di tangan Garin Nugroho, Yogyakarta tampil bukan sekadar sebagai kota tujuan wisata, melainkan ruang hidup tempat tradisi dan kreativitas bertemu.
FESTIVAL Film Horor (FFH) 2025 resmi digelar sebagai festival film horor pertama di Indonesia,
Garin Nugroho menegaskan bahwa keberadaan film horor menjadi pendukung terbesar dari industri perfilman Indonesia, dengan 70% film-film Indonesia adalah film horor.
Perjalanan dua dekade Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) terangkum dalam acara peluncuran buku “Lintasan Cahaya Asia: 20 Tahun JAFF” dan “Garin: Made in Indonesia”.
FESTIVAL film internasional tahunan JAFF (Jogja-Netpac Asian Film Festival) tahun ini memasuki edisi ke-20 tahun. JAFF 2025 akan berlangsung pada 29 November–6 Desember di Yogyakarta.
FILM Samsara karya sutradara Garin Nugroho, mendapat tiga nominasi di Asia Pacific Screen Awards ke-18 yang akan digelar pada 27 November di Goaldcoast, Australia.
Sutradara Fajar Martha Santosa ingin memastikan penonton Film Sebelum Dijemput Nenek dapat sepenuhnya tenggelam dalam narasi film tanpa terdistraksi oleh elemen musik vokal.
Kampiun merupakan salah satu nomor unggulan dari album debut Rimba yang bertajuk Technicolor Meeting. Album tersebut sebelumnya telah dilepas ke pasaran pada 14 November 2025.
Mengusung genre Dark Pop, Suatu Hari Kamu Akan Mengerti yang dibawakan Ardi, etna Rasti dirancang untuk memberikan nuansa emosional yang kelam, intim, sekaligus penuh ketegangan.
Lagu Tidurlah, Nak dari Bonita dan Adoi menjadi salah satu soundtrack (OST) film Bara dan Hutan Rahasia produksi High Angle Picture.
Mengejar Restu menghadirkan kisah tentang kekuatan dan keteguhan hati seorang perempuan dalam menghadapi konflik, pilihan hidup, serta realitas yang kerap tak mudah dijalani.
Dengan energi yang kuat dan kedalaman emosinya, Hoko menandai babak baru yang kuat dalam evolusi artistik Tomonari Sora.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved