Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA hampir satu dekade, trilogi How To Train Your Dragon telah menyuguhkan kisah yang menggetarkan hati dan berpusat pada ikatan antara anak laki-laki dan hewan. Sekarang, sutradara Dean DeBlois, yang menyutradarai ketiga seri animasi tersebut, menjadi sutradara bersama Chris Sanders untuk How to Train Your Dragon Live Action, dengan kisah yang mengawali semuanya.
Toothless, yang menjadi kesayangan banyak penonton, akan mendapatkan dimensi yang baru, karena Isle Of Berk disulap menjadi nyata.
Mengutip Empire, perpindahan How to Train Your Dragon dari animasi ke live-action membawa penekanan yang berbeda pada waralaba How To Train Your Dragon. Menjadi sebuah kekuatan baru, baik secara fisik maupun emosional.
“Ini sangat menegangkan dalam hal pertaruhan - memiliki naga yang sepenuhnya nyata,” ujar sang sutradara How to Train Your Dragon Live Action, dikutip dari Empire, Rabu, (20/11).
Meskipun sebagian besar keseruan akan datang dari melihat bagaimana Toothless yang menggemaskan ditampilkan dalam versi cerita ini, ada juga masalah Hiccup - anak yang menentang tradisi dan datang untuk menunjukkan kepada orang di sekitarnya bahwa naga tidak harus selalu menjadi musuh. Masuklah Mason Thames, yang terkenal karena peran utamanya dalam The Black Phone.
“Karena karakter ini mewakili semua orang aneh di luar sana, dan ada banyak di antara kita. Ada sedikit kecanggungan, tapi juga kerentanan dalam dirinya yang (muncul) karena dia berusia 15 tahun saat kami mengaudisinya,” kata kata DeBlois. (Z-1)
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved