Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Prilly Latuconsina ternyata memiliki suara yang bagus. Namun ia mengaku belum berani merilis lagu solonya karena demam panggung.
"Mungkin banyak orang yang nggak tahu, aku itu sebenarnya demam panggung. Jadi aku tuh kalau disuruh nyanyi itu grogi banget," ungkap Prilly dalam konferensi pers perilisian lagu 'Tuk Singgah' di Halte Tosari Transjakarta, pada Jumat (08/11).
Perempuan berdarah Ambon itu mengaku bernyanyi yang membuat dirinya nyaman di dunia perfilman.
"Makanya aku tuh lebih nyaman di film. Karena film itu bisa diulang, kalau misalnya kita salah itu bisa diulang. Terus yang ngeliat cuma crew-crew," ungkapnya.
Prilly kemudian membandingkan dengan dunia tarik suara yang bisa dilihat oleh banyak orang jika berada di atas panggung.
"Tapi kalau misalnya nyanyi itu yang lihat penonton. Dan aku tuh masih belum, kayak sempat merasa aneh kalau di atas panggung sendiri," pungkasnya.
Hal itulah yang membuat Prilly memilih untuk lebih banyak berkolaborasi dengan penyanyi lain.
"Makanya kalau dilihat, project-project aku tuh kebanyakan kolaborasi. Karena aku ngerasa punya kekuatan lebih, energi lebih kalau ada yang nyanyi bareng aku. Makanya aku sering duet atau kolaborasi sama siapa gitu," tutur Prilly.
Selain bernyanyi dan akting, Prilly juga mengaku senang menulis lirik lagu.
"Aku tuh emang senang nulis, senang nulis lirik aku juga punya buku puisi gitu," ujarnya.
Ia juga menuturkan ingin menciptakan lagu suatu saat jika lagu hasil kolaborasi dengan 'Daun Jatuh' yang berjudul 'Tuk Singgah' mendapat respon baik dari masyarakat.
"Jadi karena mungkin aku ngerasa kolaborasi ini menyenangkan, jadi pengen sih ciptaiin satu lagu sama Daun Jatuh juga, tapi nggak nyanyinya gimana gitu seneng aja nulisnya. Mungkin ke depannya kalau responnya bagus, akan ada project lainnya," ungkap Prilly. (Z-3)
Danur merupakan langkah awal Prilly Latuconsina bertransformasi dari aktris di industri sinetron ke film, berawal dari Danur pula, kini Prilly telah banyak mendapat kepercayaan di dunia film.
Sejumlah seleb, figur publik Tanah Air yang memilih merayakan datangnya 2026
Bagi Prilly Latuconsina, memerankan karakter Alya bukan sekadar menghafal dialog, melainkan upaya memahami naluri keibuan yang belum pernah ia rasakan di dunia nyata.
Kutubaru, kebaya modern, hingga kebaya khas Manado pernah dipilih Prilly untuk digunakan
“Kalau tanggalnya, Maret ini. Tunggu tanggal mainnya,”
Perbedaan cuaca dan paparan lampu studio yang panas itu sering membuat kulitnya mudah lelah dan kusam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved