Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WALAUPUN tergolong sebagai band baru, sejatinya personel Musisi Lupa Umur telah malang melintang di industri musik dan hiburan tanah air sejak tahun 90-an.
Band ini menghadirkan kolaborasi 3 vokalis, yakni Candil (ex Seurieus), Rudy Nugraha (ex Caffeine), dan Beddu (ex Cagur). Ketiganya memiliki karakter vokal yang berbeda, Candil dengan ciri khas rock-nya, Rudy dengan gaya pop-nya, serta Beddu dengan kecentilannya.
Selain ketiga vokalis tersebut, band ini memiliki 4 player handal berbeda genre musik. Mereka adalah Alam Nirza (ex Bassist Caffeine), Nayank (Guitarist), Nanda (Drummer) dan Anwar Fauzi (Keyboardist).
Setelah terbentuk pada akhir Agustus lalu, Musisi Lupa Umur langsung memproduksi single yang berjudul Gagal Pensiun. Melalui lagu ini, Musisi Lupa Umur berusaha memotivasi pendengar agar tetap berpikir positif ketika berada dalam situasi yang tidak baik. Kemudian, ambil hikmah dari situasi tersebut dan berusaha bangkit kembali.
Hal tersebut dituangkan dalam lirik lagu Gagal Pensiun. Lirik dalam lagu ini mengisahkan karier personel Musisi Lupa Umur yang sebetulnya sudah memasuki masa pensiun. Berbagai langkah seperti membuat usaha di luar musik mulai dilakukan. Namun kenyataan berbicara lain. Pandemi covid-19 melanda dunia.
Usaha tidak bisa berjalan, modal tergerus serta tabungan pun terkuras. Hasil berkarier seumur hidup habis seketika, ujian ekonomi yang sangat berat harus dihadapi. Berbagai cara untuk bertahan hidup dilakukan. Namun, para personel Musisi Lupa Umur memilih pantang menyerah, terus bergerak hingga akhirnya pandemi pun berangsur pulih.
Situasi ini yang kemudian dirangkum dalam lagu Gagal Pensiun. Liriknya ditulis dengan bahasa sederhana, penuh makna dan sarkas terhadap situasi. Musiknya dibuat agar bisa didengar senyaman mungkin oleh penikmat musik tanah air sehingga tanpa sadar hanyut terbawa suasana.
Rudy Nugraha berhasil melantunkan lagu ini dengan apik dan penuh penghayatan sehingga mempertebal emosi lagu Gagal Pensiun. Candil dan Beddu memberikan porsi yang sesuai dalam lagu ini. Tidak ketinggalan, sebagai kontribusi dalam memotivasi pendengar, Produser Lupa Umur juga ikut menyumbangkan suaranya.
Dengan berbagai keunikan, kekuatan karakter vokal serta dinamika musik yang terdapat di dalamnya, lagu ini siap menjadi hits di berbagai platform musik. (Z-1)
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved