Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
CINEPOLIS, jaringan bioskop asal Meksiko berhasil meraih sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Jaminan Produk Halal (BJPH). Sertifikat ini menjadi bioskop pertama dengan sertifikat halal di Tanah Air.
Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan terkait wajib halal bagi seluruh produk di Indonesia sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 33 Tahun 2014. Produk yang dimaksud adalah barang atau jasa yang terkait dengan makanan, minuman, obat, kosmetik produk kimiawi, produk biologi, serta barang gunaan.
Dalam mengimplementasikan hal tersebut, salah satu bioskop di Indonesia, Cinepolis melakukan uji kehalalan dari berbagai produk minuman dan makanan yang disajikan. Setelah diuji oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), mereka dinyatakan lolos dan berhak mendapatkan sertifikat halal.
Baca juga : "Tuyul", "Tuak" dan "Beer" Dapat Sertifikat Halal, YLKI: Melanggar Penamaan Produk
Anthony Sondakh, Deputy CEO Cinepolis Indonesia mengatakan pihaknya merasa bangga. Pasalnya makanan dan miuman yang ada di bioskop sudah mendapatkan sertifikat halal.
“Kami sangat bangga menjadi bioskop pertama yang tersertifikasi halal di Indonesia. Melalui proses audit yang ketat dan memenuhi standar kehalalan dari pemerintah, kini masyarakat tidak perlu khawatir terkait kepastian halal produk makanan dan minuman yang tersedia di sini," ujarnya dalam acara konferensi pers yang digelar di Cinepolis, Jakarta, Jumat (11/10).
Ia menambahkan proses sertifikasi halal ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman, dari makanan maupun minuman yang tersedia di bioskop.
Baca juga : Wajib Sertifikat Halal Ditunda Sampai 2026, Pelaku Usaha Diminta tidak Berleha-Leha
“Kita juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh customer dan begitu juga bagi kaum musliman dan muslimin yang datang ke bioskop, yang menikmati makanan dan minuman, bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi itu halal. Makanya kita melakukan proses sertifikasi halal ini," tambahnya.
Ia mengatakan sertifikat ini berkat kerja sama antara LPPOM MUI dan BPJPH, meskipun melalui proses yang cukup ketat.
“Itu juga atas kerja sama yang baik dengan LPPOM MUI dan juga BPJPH, meskipun auditnya itu ketat, cermat tapi kita bisa bersama-sama melakukan audit tersebut dengan baik," pungkasnya.
Baca juga : RamenYA! Buka Cabang Ke-87 di Jakarta Timur
Direktur Utama LPPOM MUI, Muti Arintawati mengatakan pemberian sertifikat halal itu melalui tahapan yang cukup panjang. Mengingat MUI harus melakukan audit terhadap 56 cabang di Indonesia.
“Tahapannya cukup panjang, kami lakukan audit ada 56 outlet di seluruh Indonesia dan tentu kami harus mengaudit semua, ada yang dilakukan harus ada di lokasi ada juga audit yang tidak kita lakukan, dengan cara yang berbeda," ujarnya.
Setelah melakukan audit, pihaknya kemudian melaporkan hasil kepada Komisi Fatwa MUI, sehingga sertifikat halal pun dapat dikeluarkan.
Ia menegaskan proses menjaga kehalalan sebenarnya bukan dari audit yang dilakukan, melainkan bagaiamana menjaga status kehalalan tersebut.
“Proses menjaga kehalalan ini tidak sekedar menghadapi audit, yang berat itu adalah bagaimana setelah dapat sertifikat halal, mempertahankan kehalalannya, sehingga bisa memberikan jaminan dan kepercayaan kepada masyarakat," tegasnya.
Kewajiban sertifikasi halal menjadi peluang emas bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Bandar Lampung untuk meningkatkan daya saing produk.
SERTIFIKASI halal di Indonesia semakin menjadi hal yang bisa membantu meningkatkan daya saing dan layanan, serta meningkatkan tingkat kepercayaan pelanggan.
Sebanyak 70 UMKM dari seluruh penjuru Indonesia mengikuti program yang dilaksanakan secara langsung di Kantor Pusat BRI serta secara daring.
WALI Kota Respati Ardi memberikan tawaran kepada institusi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) agar bersedia membuka kantor perwakilan di Solo.
Banyak pelaku UMKM masih melihat sertifikasi halal sebagai sebuah beban administratif, bukan sebagai sebuah kesempatan.
Kuliner legendaris Solo, Ayam Goreng Widuran, umumkan status non-halal karena penggunaan minyak babi. Simak penjelasan lengkap dan reaksi masyarakat.
Kampus sebagai pusat ilmu pengetahuan seharusnya menjadi garda terdepan dalam membela kemanusiaan.
KETUA Umum MUI Anwar Iskandar bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Noor Achmad secara resmi meluncurkan buku tentang kiprah keislaman Prabowo.
Ferry didapuk sebagai tokoh bangsa yang dapat mengubah strategi ekonomi Indonesia dan lebih berpihak pada pertumbuhan ekonomi desa dan umat.
WAKIL Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar abbas, mengatakan bahwa warga negara Indonesia benar-benar kehilangan dengan meninggalnya Kwik Kian Gie.
Fenomena sound horeg harus dilihat dari dampak yang ditimbulkan apakah itu baik atau merugikan masyarakat.
Fatwa MUI merekomendasikan agar Kemenkum tidak mengeluarkan legalitas sound horeg, termasuk kekayaan intelektual (KI) sebelum ada komitmen perbaikan
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved