Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Tebusan Dosa telah menjadi salah satu judul yang paling dinantikan pada Oktober 2024. Dengan disutradarai oleh Yosep Anggi Noen, film ini tidak hanya menjanjikan ketegangan horor yang mendebarkan, tetapi juga menggabungkan elemen sinematografi internasional dengan Showbox Korea.
Sebelum menyaksikannya filmnya di bioskop pada 17 Oktober 2024, mari eksplorasi tiga fakta unik nan menarik yang membuat film ini begitu istimewa dan syang untuk dilewati.
Siapa yang tidak mengenal Putri Marino? Aktris papan atas tanah air yang dikenal dengan perannya di film dan series romansa seperti Posesif, Architecture of Love, dan Layangan Putus. Dengan pecahnya film-film romansa yang ia bintangi, kini Putri berani melangkah ke luar zona nyaman, mencoba genre horor melalui film Tebusan Dosa.
Dalam film ini, Putri Marino memerankan karakter Tirta, seorang kreator podcast misteri yang tertarik dalam misteri hilangnya Nirmala, anak dari Wening (Happy Salma) yang kebetulan tinggal di daerah yang sama. Putri mengungkapkan bahwa perannya kali ini adalah tantangan besar.
Istri Chicco Jerikho itu mengharuskan dirinya untuk mengeksplorasi gaya khas syting film horor. Menurutnya, setiap momen di film ini dipenuhi ketegangan yang nyata. Peluapan emosi yang kompleks dan menghidupkan ketakutan yang dialami karakter seorang Tirta (tokoh yang diperankan Putri Marino).
Penampilan perdana Putri di genre horor ini tentunya menarik perhatian banyak orang dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar film Indonesia.
Baca juga : Sinopsis Tebusan Dosa, Film Horor yang menggandeng Produser Exhuma
Film Tebusan Dosa menarik perhatian karena kolaborasi antara Palari Films, Legacy Pictures, dan Showbox Korea, produser di balik film Exhuma, film horor terkemuka asal Korea Selatan yang juga banyak digemari penikmat horor Indonesia.
Kerja sama ini membawa standar produksi yang tinggi dan memadukan elemen cerita dari dua budaya yang berbeda.
Muhammad Zaidy, produser dari Palari Films, menyatakan Showbox sangat tertarik dengan kekuatan alur cerita Tebusan Dosa, yang mengangkat elemen kental budaya Jawa.
Baca juga : Awali Langkah di Perfilman, Minka Rosie Production Umumkan 4 Film Tayang di 2025
Dengan sentuhan khas dari produksi Korea, Tebusan Dosa berpotensi untuk menjadi salah satu film horor yang memikat dengan visual dan cerita yang mengguncang perfilman Indonesia.
Lebih dari sekadar cerita, Tebusan Dosa memperkaya pengalaman penonton dengan kehadiran Shogen, aktor Jepang yang berperan sebagai Tetsuya.
Tetsuya adalah seorang peneliti yang membantu Wening dalam pencarian anaknya yang hilang, membawa nuansa baru dan internasional ke dalam film ini.
Baca juga : Tulang Belulang Tulang Film Perdana dari Program Indonesiana Film yang akan Tayang di Bioskop
Shogen adalah aktor yang telah berkecimpung di dunia perfilman selama 20 tahun. Pengalamannya di berbagai proyek film di Jepang, seperti Gensan Punch, akan memberikan sesuatu yang berbeda dan meningkatkan daya tarik cerita film ini.
Dengan debut Putri Marino yang menonjol, kolaborasi internasional yang ciamik, dan kehadiran aktor Jepang yang berbakat, Tebusan Dosanmenjanjikan pengalaman menegangkan dan mendalam bagi para penontonnya.
Film ini bukan hanya tentang ketakutan semata, tetapi juga menggali emosi dan hubungan manusia yang mendalam di tengah kengerian.
Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan Tebusan Dosa di bioskop mulai 17 Oktober 2024, dan siapkan diri untuk terhanyut dalam misteri dan ketegangan yang menyelimuti film ini. (Z-1)
Bahkan setelah lolos casting film Posesif, ia sempat merasa ingin mengundurkan diri.
Dalam film Tebusan Dosa, penonton diajak untuk merasakan perasaan hampa dan kosong dari sebuah kehilangan, kegelisahan dalam menghadapi ketidakpastian, dan harapan yang tak pernah padam.
"Sebenarnya saya sudah dua kali bermain film yang diproduksi di Indonesia, tetapi film ini yang pertama rilis,"
Untuk perannya sebagai Wening, seorang ibu yang berjuang mencari anaknya, Happy Salma harus belajar mengendarai sepeda motor selama satu bulan penuh.
Putri Marino dan Happy Salma didapuk memerankan dua karakter utama. Ini menjadi kali pertama antara kedua aktris tersebut untuk berlakon bersama di film horor.
Film Alas Roban kian mengukuhkan dominasinya di bioskop. Berdasarkan Cinepoint Tracking, horor-drama ini menambah estimasi +93.551 penonton
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) tayang 5 Februari 2026. Amanda Manopo dan Fajar Sadboy beradu akting dalam drama komedi berlatar fenomena pinjaman online.
FILM horor terbaru Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai 15 Januari.
Menjelang akhir tahun 2025, berbagai film menarik dari dalam dan luar negeri siap menemani waktu liburan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved