Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Taylor Swift mengungkap dukungannya kepada calon presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris dalam kontestasi Pemilihan Presiden AS yang dijadwalkan berlangsung 5 November mendatang.
Hal itu diungkap Taylor lewat unggahannya di sosial media Instagram. Taylor mengatakan bahwa setelah melakukan riset dan menonton debat Presiden, dia memutuskan untuk mendukung Kamala Harris.
Baca juga : Taylor Swift Sumbangkan US$1 Juta untuk Korban Tornado di Tennessee
"Saya akan memberikan suara saya untuk Kamala Harris dan Tim Walz dalam Pemilihan Presiden 2024, karena dia memperjuangkan hak-hak dan isu, yang menurut saya dibutuhkan sosok pejuang untuk memperjuangkannya," tulis Taylor dalam caption di unggahan Instagram terbarunya, Rabu (11/9).
Penyanyi berusia 34 tahun itu juga mengatakan, bahwa Kamala merupakan sosok yang dingin (tenang) dan pemimpin yang berbakat. Dia percaya bahwa Amerika Serikat akan mencapai beberapa hal jika dipimpin oleh pemimpin yang tenang bukan yang suka membuat kegaduhan.
"Saya juga sangat bersemangat dan terkesan dengan pemilihan pasangannya Tim Walz yang telah membela hak-hak komunitas LGBT+, IVF dan hak seorang wanita atas tubuhnya sendiri selama beberapa dekade," imbuh Taylor.
Baca juga : Taylor Swift Dukung Kamala Harris dalam Pemilihan Presiden 2024
Penyanyi 'Shake it off' itu menekankan, bahwa pilihannya itu telah berdasarkan pada riset yang dilakukannya sendiri. Dia pun mengajak pengikutnya di Sosial Media untuk melakukan hal yang sama sebelum menentukan pilihannya sendiri.
Dia juga mengingatkan kepada masyarakat khususnya pemilih pemula Amerika Serikat untuk memastikan dirinya sudah terdaftar agar bisa secara resmi memilih.
“Saya telah melakukan riset saya, dan saya telah membuat pilihan saya. Lakukanlah risetmu sendiri, dan pilihanmu adalah milikmu sepenuhnya. Saya juga ingin mengatakan, terutama kepada pemilih pertama Ingat untuk memilih, kamu harus terdaftar," tukasnya.
Unggahan Taylor Swift ini sekaligus menjadi klasifikasinya bahwa dia menolak memberikan dukungan kepada Donald Trump dalam pemilihan presiden AS 2024. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu munculnya sebuah gambar AI yang menampilkan Taylor Swift seolah mendukung Donald Trump. (Rif/M-4)
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Rendy Laks menghadirkan tiga single terbaru sekaligus yang berjudul “Berakhir Di Sini”, “Mahligai”, dan “Pengagum Rahasia.
“Kita bentuk caranya, misalnya dalam bentuk PNBP di bawah ekonomi kreatif. Setiap pencipta boleh mendaftarkan karyanya dan diverifikasi oleh ekonomi kreatif sehingga lebih clear,"
Dalam sebuah acara di New York, Michelle Obama mengatakan Amerika Serikat “belum siap” memiliki presiden perempuan, merujuk pada kegagalan kampanye Kamala Harris.
Mantan Wakil Presiden AS Kamala Harris mengisyaratkan kemungkinan maju lagi di Pilpres 2028.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
Penembakan aktivis Charlie Kirk mendapatkan kecaman dari berbagai pihak.
Wakil Presiden AS, Kamala Harris, menyampaikan rasa syukur atas tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris memberikan pengarahan terkait respons pemerintah federal terhadap kebakaran yang melanda California, khususnya di Los Angeles.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved