Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND asal Surabaya yang tengah ramai dibicarakan, Thee Marloes, hari ini, Rabu (21/8), akhirnya merilis album perdana. Dirilis melalui label rekaman Big Crown Records yang berbasis di New York City, album yang diberi judul Perak ini merangkum kisah perjalanan ketiga personel Thee Marloes di kota asalnya. Thee Marloes terdiri dari Natassya Sianturi sebagai vokalis dan keyboardis, Sinatrya ‘Raka’ Dharaka pada gitar, dan Tommy Satwick pada drum.
Berisi 12 lagu, album Perak menghadirkan kembali beberapa single Thee Marloes terdahulu. Lagu-lagu yang termuat dalam album Perak yakni I Know, Logika, Summer, Midnight Hotline, Beri Cinta Waktu, True Love, Mungkin Saja, Not Today, Over, No One Else, Nona, dan Thank You.
Selain merilis album secara digital, Thee Marloes juga menyuguhkan dalam bentuk cetakan vinyl, CD dan kaset. Bentuk album fisik tersebut sudah tersedia di beberapa toko rilisan musik, pun dapat dibeli saat Thee Marloes manggung.
“Semoga Perak bisa menjadi persembahan yang bisa dinikmati bukan hanya oleh pendengar setia kami selama ini tapi semua orang. Semoga album ini juga bisa membuat kami lebih bersemangat lagi dalam bermusik dan membuka pintu kesempatan lainnya termasuk panggung-panggung yang lebih banyak lagi di luar sana,” kata sang vokalis Natassya Sianturi melalui siaran pers yang diterima Media Indonesia, Rabu (21/8).
Saat ini Thee Marloes dijadwalkan tampil di acara Ombak Festival di Malaysia pada September 2024. Mereka akan berbagi panggung dengan Nile Rodgers & Chic, Grace Jones, Macy Gray, The Cardigans, dan masih banyak lagi. Mereka juga siap menggelar tur Jepang pertama mereka pada Oktober 2024.(M-3)
BBW Surabaya 2026 akan diselenggarakan di Convention Hall, Tunjungan Plaza 3, Lantai 6, mulai dari 29 Januari hingga 8 Februari 2026.
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya, telah masuk pada babak baru. Polda Jatim telah menangkap tersangka ketiga berinisial SY, 59.
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara soal kasus pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya membuahkan hasil. Kepolisian berhasil menangkap pelaku dan menetapkan tersangka
Rawon disebut dalam prasasti Taji di Ponorogo, Jawa Timur dan kala itu disebut rarawwan.
BAYI yang baru berusia dua minggu kehilangan ibunya PDA, 39, seorang warga binaan Rumah Tahanan Perempuan Surabaya di Kecamatan Porong, Sidoarjo yang meninggal dunia akibat sakit.
Menampilkan 12 lagu, album ini menghadirkan kembali beberapa single Thee Marloes terdahulu yang sebenarnya merupakan bagian dari album perdana mereka.
Thee Marloes berusaha untuk merepresentasikan Surabaya dari sudut pandang yang berbeda.
Meski lagunya up tempo dan dikemas dengan balutan elemen musik funk, Mungkin Saja merupakan curahan Thee Marloes untuk menyikapi usia yang bertambah, namun banyak rencana yang gagal.
I Know adalah lagu bernuansa mid-tempo tentang menyikapi tabir dusta dari hubungan cinta yang didasari oleh sebuah kebohongan.
Dalam rilisan piringan hitam 7 inci-nya, Thee Marloes juga menghadirkan lagu berjudul Beri Cinta Waktu dengan suasana yang berbeda sebagai Side B.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved