Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
INDRA Bekti mengaku lebih mengenal pahlawan-pahlawan Indonesia setelah membintangi "Pagelaran Sabang Merauke" yang ditampilkan di JIExpo Theatre, Jakarta Pusat pada 17 dan 18 Agustus 2024.
Pemeran karakter Bagong dari kisah pewayangan itu mengaku, dari cerita Pergelaran Sabang Merauke dirinya kini mengetahui beberapa pahlawan Indonesia yang namanya jarang dia dengar.
Salah satunya Siti Manggopoh, seorang pejuang wanita yang melawan penjajah Belanda di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Baca juga : Empat Seniman dan Satu Gubernur BI Jadi Poros Seri Monolog Di Tepi Sejarah
"Siti Manggopoh itu aku jarang mendengar padahal ternyata dari Sumatera Barat padahal itu dari daerahku sendiri, aku orang Padang juga. Ternyata banyak sekali pahlawan-pahlawan yang belum banyak mengenal loh biasanya kan di sekolah-sekolah dipajang kan," kata Indra seperti dilansir dari Antara.
Berperan sebagai karakter pewayangan, Indra memiliki tantangan sendiri, yakni harus melafalkan bahasa Jawa halus serta mengubah suaranya menjadi seperti Bagong.
"Aku kan harus liat seperti apa sih karakternya dari suaranya, terus pake bahasa Jawa kebetulan aku ada Jawa-Jawa-nya juga jadi untuk pake bahasa jawa lumayan mudah tapi ga bisa bahasa yang alus," ujarnya.
Baca juga : Indra Bekti jadi Tokoh Punakawan di Pagelaran Sabang Merauke
Diketahui, iForte bersama BCA kembali menggelar ajang pertunjukan seni bertajuk "Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway" yang diselenggarakan di JIExpo Theater Kemayoran, Jakarta pada tanggal 17 dan 18 Agustus 2024.
Mengangkat tema "Pahlawan Nusantara", pertunjukan ini akan menyuguhkan aksi teatrikal yang dipadukan dengan tari-tarian daerah dan kontemporer, iringan musik daerah dan nasional, serta menampilkan busana dari berbagai daerah di Indonesia.
Pertunjukan kolosal ini akan melibatkan 325 seniman musik dan tari yang akan membawakan tarian dan total 35 lagu dari hampir seluruh provinsi di Indonesia mulai dari Aceh sampai Papua.
Tidak hanya itu, "Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway" juga akan menyuguhkan penampilan alat musik tradisional yang autentik dari berbagai daerah di Indonesia seperti talempong, gamelan, gambang kromong, tifa, dan masih banyak lagi. (Ant/M-4)
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Yura Yunita menilai tantangan terbesarnya di Pagelaran Sabang Merauke justru datang saat membawakan lagu Mahadewi bersama PADI Reborn.
Piyu menjelaskan jika Mahadewi merupakan seorang dewi yang turun ke Bumi dan menjalin asmara dan akhirnya menjadi satu dengan Jaka Tarub.
Selain melayang di udara, Yura Yunita juga mengatakan dirinya akan bernyanyi di atas binatang artificial dengan ukuran sangat besar.
Sebanyak 351 penari terpilih dari Sabang sampai Merauke, kini memasuki masa karantina dan mengikuti latihan intensif untuk mempersiapkan pertunjukan Pagelaran Sabang Merauke.
Mengusung tema Hikayat Nusantara, Pagelaran Sabang Merauke tahun ini akan melibatkan lebih dari 1.500 seniman dan pendukung yang menyajikan kisah-kisah rakyat legendaris Indonesia.
PAGELARAN Sabang Merauke The Indonesian Broadway akan kembali berlangsung tahun ini, menjadi kali kelima pagelaran itu diadakan sejak yang pertama pada 2022
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved