Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
MICHAEL Bolton menenangkan penggemar yang khawatir setelah laporan mengenai kehadiran beberapa mobil polisi di rumahnya di Connecticut pada 13 Agustus 2024.
Bolton, 71, langsung merespons dengan mengonfirmasi dia dalam keadaan baik. "Semua baik-baik saja!! Hanya sedang mempersiapkan proyek lanskap kecil. Terima kasih sudah memeriksa!" tulisnya.
Pada Januari lalu, Bolton mengungkapkan ia sedang pulih setelah menjalani operasi pengangkatan tumor otak. Dia menjelaskan sebelum liburan, dokter menemukan massa tersebut yang memerlukan operasi segera.
Baca juga : Insiden DUI Suga BTS Kembali Disorot, Rekaman CCTV Ungkap Fakta Terbaru
"Berkat tim medis yang luar biasa, operasi berjalan sukses," tulisnya di Facebook saat itu. "Saya sekarang sedang pemulihan di rumah dan dikelilingi oleh kasih sayang dan dukungan luar biasa dari keluarga saya."
Bolton juga menambahkan selama beberapa bulan ke depan, ia akan "mendedikasikan waktu dan energi untuk pemulihan," dan menyebutkan dia mengambil istirahat dari tur. "Selalu menjadi hal yang paling sulit untuk menunda pertunjukan, tetapi jangan ragu bahwa saya bekerja keras untuk mempercepat pemulihan dan kembali tampil segera."
Dia memposting pembaruan di akun Instagram-nya pada 31 Maret, berbagi foto tangkapan layar yang memberi tahu pengikutnya bahwa dia "sembuh dengan baik dan semakin baik setiap hari."
Baca juga : 3 Fakta Menarik Polisi Kehutanan yang Diangkat di Film Rumah Dinas Bapak
"Saya telah menikmati kebersamaan dengan putri dan cucu saya selama waktu di rumah ini, dan berlatih di lapangan putting saya setiap kali cuaca tidak hujan!" tambahnya. "Terima kasih banyak atas semua pesan baik, dan saya berharap bisa segera bertemu dengan kalian!!"
Sebelum pengumuman awal, pemenang Grammy dua kali ini merilis album studio ke-24, "Spark of Light," pada Juli 2023. Setelah peluncuran, Bolton mengatakan kepada PEOPLE bahwa album dan singelnya "Beautiful World" adalah tentang berbagi positifitas di masa-masa gelap.
Dia menjelaskan optimisme dalam "Spark of Light" terinspirasi pandemi, dan kebutuhan untuk menemukan positifitas di masa-masa tergelap.
"Kami pada dasarnya mengamati teman dan keluarga kami dan melihat bahwa mereka semua benar-benar membutuhkan sedikit cahaya, bahwa semuanya sangat gelap dan menekan dan pada dasarnya kami semua hanya membawa lapisan ketakutan ke kehidupan sehari-hari kami," katanya.
"Kami mulai merasakan tanggung jawab untuk memberikan harapan dan janji serta semua perasaan yang tampaknya sangat sulit dijangkau, dan mulai menjadi album yang menyenangkan." (People/Z-3)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved