Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Jasmine Nadya merilis lagu baru bertajuk Favorite Art, sebuah karya yang menjadi bentuk kekaguman bagi sosok yang dikaguminya.
Setelah sukses dengan debutnya lewat Butterflies, akhir 2023, Jasmine menghadirkan karya keduanya yang terinspirasi ketika dirinya berkunjung ke museum seni.
"Di antara karya-karya seni yang dipajang, aku malah mengagumi satu orang yang ada di sebelahku. Dari sini, lahirlah Favorite Art, yang menceritakan tentang perasaan kagum terhadap seseorang, seperti halnya mengagumi sebuah karya seni: tidak bisa dipegang atau dimiliki, tapi cukup menikmatinya dari jauh," kata Jasmine dalam keterangan resmi, Jumat (26/4).
Baca juga : Metronomy Rilis Single With Balance
Jasmine kemudian menceritakan Favorite Art memiliki kisah menarik karena pada awalnya direncanakan untuk menjadi lagu debutnya.
Baca juga : Crumb Rilis Single The Bug
Namun, karena satu dan lain hal, akhirnya Jasmine memutuskan menjadi lagu ini sebagai lagu kedua yang dirilisnya.
"Dalam perjalanannya, banyak perubahan yang harus dilakukan di struktur lagu, aransemen, dan juga lirik yang memakan waktu cukup lama sehingga kami putuskan menjadikan ini single kedua," kata gadis berusia 19 tahun itu.
Dengan bantuan Sony Music dan Mikha Angelo sebagai produser, Favorite Art berhasil digarap dan dikemas secara luar biasa.
Baca juga : Mimpi, Single Pertama Dex Pines di 2024
Jasmine bersyukur karena lagu yang sudah ditulisnya dua tahun lalu itu mendapatkan sambutan baik dari label rekamannya.
Meski demikian, demo yang dihasilkannya itu memang harus mendapatkan sedikit aransemen dan perubahan yang dikerjakan bersama Mikha Angelo.
Pengerjaan lagu Favorite Art, mulai dari workshop, rekaman, mixing, mastering, sampai akhirnya bisa rilis memakan waktu hingga 4 bulan.
Baca juga : Angkat Tema Cinta, Magnesence Rilis Single My Thoughts Go Wild
Meski proses yang dilalui tergolong panjang, mahasiswi Universitas Indonesia itu mengaku tidak menghadapi kendala yang berarti.
"Mungkin, tantangan di lagu ini adalah menjaga kestabilan nafas, membuat dinamika yang baik saat menyanyikannya, serta tetap mempertahankan rasa yang disampaikan dari liriknya," ujarnya.
Memang tidak mudah, ujarnya, tapi berkat bantuan tim Sony Music dan juga Mikha, dirinya berhasil menghadapi itu semua dengan baik dan siap menghadirkan lagu tersebut untuk para pendengar.
Dengan tema mengagumi dari jauh, yang pasti pernah dirasakan banyak orang, dirinya berharap bahwa lagu itu akan mendapatkan sambutan yang sama positif dengan single debutnya, Butterflies.
"Semoga mereka yang mendengarkan lagu ini merasa bahwa lagu ini mewakili apa yang mereka rasakan sekarang dan seperti memiliki teman yang juga mengalami hal yang sama. Selain itu, aku harap, musik dan lirik yang aku buat di lagu kedua ini bisa dinikmati oleh banyak orang dan menjadi inspirasi bagi siapa pun," tutup Jasmine.
Single kedua Jasmine Nadya, Favorite Art, sudah bisa didengarkan di beragam platform musik digital yang ada di Indonesia. (Ant/Z-1)
Setelah tampil memukau di akhir pekan lalu, ONE OR EIGHT sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi GQ Hong Kong x Vogue Hong Kong Double Vision gala.
Di Ujung Waktu dari Namira Anjali berkisah tentang pertemuan dengan cinta yang terasa utuh dan dewasa, namun hadir pada situasi yang mustahil untuk dipersatukan.
Setelah sukses menyelesaikan tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2025 IMPACT pada November lalu, grup ini kini memasuki fase artistik yang lebih berani namun tetap relevan.
Mengusung genre bittersweet pop, USOTSUKI dari STARGLOW menyajikan kontras yang unik antara aransemen musik yang ceria dengan lirik penuh penyesalan tentang cinta yang telah usai.
Dalam debutnya, EL CAPITXN berkolaborasi dengan dua nama besar: Taehyun dari TOMORROW X TOGETHER dan musisi asal Amerika Serikat, Jeremy Zucker.
Melalui Ms. I Thrift Everything, Hongjoin membawa pendengar kembali ke era musik Y2K yang hangat.
Jasmine Nadya menuturkan perlu mengatur jadwal kegiatannya yang padat agar tidak bentrok dengan mata kuliah yang dia ambil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved