Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
AKTOR Kristo Immanuel yang berperan sebagai Njet dalam film 24 Jam Bersama Gaspar, mengaku terhormat bisa bermain dalam film yang disutradarai dosennya, Anggi Noen. Kristo mengambil kuliah di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), yang mana menjadi universitas tempat Anggi mengajar.
“Ini kehormatan bagiku karena disutradarai langsung oleh Mas Anggi. Mas Anggi dulu dosenku waktu kuliah. Dia (dosen) baik, enggak galak,” seloroh Kristo dalam kesempatan press junket film 24 Jam Bersama Gaspar beberapa waktu lalu di Grand Hyatt, Jakarta Pusat.
Film 24 Jam Bersama Gaspar yang sudah tayang di Netflix sejak 14 Maret 2024 menjadi film orisinal Netflix Indonesia terbaru. Disutradarai Yosep Anggi Noen, film yang diadaptasi dari novel 24 Jam Bersama Gaspar karya Sabda Armandio ini dibintangi Reza Rahadian, Shenina Cinnamon, Laura Basuki, Kristo Immanuel, Sal Priadi, Dewi Irawan, dan Iswadi Pratama.
Selain itu, Kristo juga merasa berperan di film 24 Jam Bersama Gaspar seperti mimpi yang menjadi kenyataan karena ia bisa selayar dengan sang idola, Reza Rahadian. Kristo telah beberapa kali membintangi film termasuk film-film produksi Netflix seperti The Big 4, dan yang mendatang adalah The Shadow Strays yang digarap Timo Tjahjanto.
“Mereka (para cast 24 Jam Bersama Gaspar) adalah orang-orang yang sangat profesional. Ini secara timeline syuting sebenarnya jadi film keduaku. Menjadi sebuah mimpi yang jadi nyata. Aku banyak belajar dari mereka,” tambah Kristo. (Z-3)
Film 24 Jam Bersama Gaspar yang akan tayang di Netflix mulai 14 Maret 2024
Film ini merupakan adaptasi dari novel detektif berjudul sama karya Sabda Armandio yang terbit pada 2017.
Di SGIFF, 24 Jam Bersama Gaspar diumumkan terpilih menjadi film unggulan yang masuk dalam program bertajuk Foreground bersama 5 film produksi negara lain.
Menjelang penyelenggaraan Busan International Film Festival (BIFF) 2023, film 24 Jam Bersama Gaspar telah merilis video trailer pada Selasa (26/9).
Di Busan International Film Festival tahun ini, festival memberikan program khusus untuk sinema Indonesia lewat program Renaissance of Indonesian Cinema
Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak menjadi satu-satunya film Indonesia dalam daftar tersebut, sekaligus satu dari 18 film asal Asia Tenggara yang berhasil masuk dalam daftar.
Busana SukkhaCitta yang dipakai dalam film tersebut adalah gaun biru ikonis yang dikenakan oleh aktris Sheila Dara Aisha sebagai tokoh Sore.
Film Host yang tayang di Prime Video menjadi interpretasi sinematik pertama dari legenda Thailand tentang Mae Sue, roh penjaga bayi baru lahir.
Film Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung merupakan spin-off dari film Kang Mak From Pee Mak, yang sukses besar pada 2024.
Film itu akan menyajikan cerita perjalanan hidup Aqilla setelah merelakan anak kandungnya Baskara (Faqih Alaydrus) untuk diasuh oleh pasangan Arif dan Yumna di Surakarta.
Sosok hantu yang menyeramkan itu bakal muncul di film Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung, spin off dari film Kang Mak from Pee Mak.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved