Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR dan pengusaha Teuku Wisnu resmi memulai pembangunan masjid Indonesia pertama di kota Yokohama, Jepang. Pria berdarah Aceh itu ingin menyebarkan nilai-nilai Islam tak hanya di Tanah Air, tapi juga ke berbagai penjuru dunia.
Teuku Wisnu pun membagikan video momen peresmian pembangunan Masjid Ash Sholihin, Teuku Wisnu memulai ground breaking itu dengan mengumandangkan adzan dan kemudian mengutarakan doa berharap usahanya dalam membangun masjid berjalan dengan lancar dan bisa selesai pada akhir 2024.
“Kami berkumpul di atas lahan ini memohon rida dan pertolongan dengan berdoa kepada Allah atas ikhtiar yang ingin kami jalankan untuk membangun masjid Indonesia pertama di Yokohama,” ujar Teuku Wisnu seperti dilansir dari video resmi dalam unggahan pribadinya pada laman instagram pada Rabu (21/2).
Baca juga : RICMA Gelar The 12th Ramadhan Jazz Festival 2023 dengan Pesan Cinta dan Kedamaian
Wisnu mengatakan bahwa dirinya diminta oleh seseorang untuk mengurusi pembangunan masjid, yang idenya muncul dari Warga Negara Indonesia (WNI) muslim yang tinggal di Yokohama, Jepang.
Hal itu dipantik oleh situasi di Yokohama yang belum memiliki satupun rumah ibadah berupa masjid, sementara di sana penduduk muslim jumlahnya cukup banyak.
“Ide awal dari mereka WNI di Yokohama. Kenapa gak kita bantu, yuk kita sama sama bangun dan wujudkan masjid Indonesia pertama di Yokohama. Di Yokohama belum ada masjid Indonesia, adanya di Osaka. Akhirnya ya udah saya dan bersama teman-teman menginisiasi bangun masjid di Yokohama,” ucap pria berusia 38 tahun itu.
Baca juga : Wapres Resmikan Masjid Istiqlal Osaka
Untuk merealisasikan pembangunan masjid tersebut, suami dari Shireen Sungkar ini mengajak beberapa pihak untuk bekerja sama, mulai dari warga setempat di Yokohama, Cinta Quran Foundation dan masyarakat untuk membangun masjid diatas tanah seluas 400 meter persegi itu. Dikatakan bahwa taksiran dana yang dibutuhkan untuk membangun masjid mencapai Rp 32 Miliar.
“Anggaran itu dibutuhkan untuk membangun masjid empat lantai karena nantinya masjid itu bukan buat sholat aja, ada islamic center dan aktivitas keagamaan juga. Akan ada edukasi tentang Islam, day care buat anak anak, ada tempat medianya, ada beberapa hal lain lagi,” ujarnya.
Baca juga : BWA Gelar Kegiatan 'Raja Ampat Mengaji' dan Angkat Eksistensi Muslim di Papua Barat

Penggalangan dana pembangunan masjid RI di Yokohama, Jepang, melalui Kitabisa.com hingga Kamis (22/2/2024) terkumpul Rp382 juta. (Sumber : Kitabisa.com)
Baca juga : Doa Kamilin Jadi Doa Setelah Sholat Tarawih, Lengkap dari Arab, Latin, dan Artinya
Diketahui dana tersebut tak dikeluarkan dari kantong pribadinya saja, melainkan berasal dari berbagai urunan dan sumbangan umat dan masyarakat luas serta para donatur khusus. Dikatakan bahwa proses awal dari pembangunan masjid ini membutuhkan perjuangan yang sangat besar.
“Bismillah, mimpi yang harus dibeli. Dengan perjuangan ikhtiar langit dan bumi. Langit dengan berdoa bersama, meminta dan memohon pertolongan Allah Ta’ala agar dipermudah prosesnya dan bumi dengan banyak cara, bisa dengan sekali klik untuk share video ini dan membantu berdonasi untuk mewujudkan pembangunan masjidnya,” ujarnya.
Pria dengan 3 anak ini pun menyampaikan telah membuka donasi bagi orang-orang yang ingin berkontribusi dan berpartisipasi dalam pembangunan masjid itu.
“Berapapun nilainya, In syaa Allah, sesuai janji-Nya, Allah balas berlipat ganda. Dan in syaa Allah jadi amal jariyah kita yang terus mengalir sampai kita meninggal karena pernah berkontribusi dalam pembangunan @masjidassholihinyokohama dengan cara klik link di bio instagram saya,” katanya. (Z-4)
Kondisi Masjid Syuhada Tamiang sebelumnya cukup memprihatinkan karena tertutup material lumpur, noda, serta kerak sisa bencana yang mengeras.
AWAL Oktober kemarin, saya berkesempatan hadir menjadi salah satu pembicara pada ajang the 4th PCINU Belanda’s Biennial International Conference di University of Groningen, Belanda.
Masjid ini dirancang menjadi pusat ekosistem terpadu yang menggabungkan aspek spiritual, kewirausahaan (ecopreneurship), dan pemberdayaan masyarakat.
Masjid perlu terus dimakmurkan dan dimanfaatkan sebagai sarana membangun masyarakat yang religius sekaligus mandiri.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Masjid Nurul Hidayah Kebayoran Baru Jakarta Selatan meluncurkan Program Sedekah Barang.
Kemenag dan Kemenkop UKM menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis untuk membangkitkan dan memperkuat ekonomi umat
Tas mewah Ivan Gunawan dibeli oleh Raffi Ahmad seharga Rp500 juta, dan seluruh hasil penjualannya akan digunakan untuk pembangunan Masjid di Yokohama, Jepang.
Pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen Cinta Quran Foundation untuk mendukung penguatan iman, edukasi, dan kegiatan religi bagi muslim di Yokohama dan sekitarnya.
CINTA Quran Foundation berkomitmen mensyiarkan dakwah Islam hingga ke Negeri Matahari Terbit, Jepang.
Masjid Indonesia akan berdiri pertama kali di Yokohama, Jepang. Program pembangunan masjid ini diinisiasi oleh lembaga dakwah Indonesia, Cinta Quran Fondation.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved