Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LAKSANA memiliki pasokan energi tenaga yang tidak pernah ada habisnya, itulah energi seorang Titik Hamzah. Energik, penuh ide, inspiratif, semangat, ceria, seorang penikmat hidup sejati, dan masih banyak lagi kata, yang rasanya tidak akan habis untuk mendeskripsikan seorang Titik Hamzah.
Sang Legenda hidup yang baru saja berulang tahun ke-75, 16 Januari lalu, merayakannya dengan merilis single Geletar, yang nantinya akan dirangkum dalam album terbaru Titik yang akan datang.
Lagu Geletar ditulis Titik berdasarkan pengalaman pribadinya pada 1987. Kala itu ada seorang pria yang berusaha mendekatinya, tetapi dia sendiri tidak punya perasaan apapun terhadap sang pria tersebut. Akhirnya terucaplah Jinak-Jinak Merpati, dan Titik mendramatisir kisah ini dan lahirlah Geletar.
Baca juga : Alessa Band Bangga Bisa Menyanyikan Lagu Ciptaan Guruh Soekarno
Tina Turner dan Whitney Houston, menjadi sumber inspirasi terbesar dari lagu Geletar. Ia membayangkan para diva tersebut bernyanyi di atas panggung.
Baca juga : Ramalan Zodiak Asmara Aquarius Minggu ini Februari 2024
Seperti judul lagunya Geletar, suara Sang Legenda pun masih mampu menggetarkan sukma, ditambah pemilihan diksi dari lirik yang cukup memikat, “Lembutnya malam, mengapa kau tetap membisu. Biar s’lamanya kuhaus meniti seluruh jembatan cintaku. Jangan cuma senyumi sepi yang bergayut dalam hidupku.”
Tidak tanggung-tanggung, seluruh music aransemen dalam pembuatan lagu Geletar langsung ditangani Titik sendiri dengan dibantu beberapa musisi berbakat, seperti Gustav Katuk, Ali Akbar, Biondi Noya, Soebroto Harry, dan Seffrino Ompy. Penyanyi senior Berlian Hutauruk pun ikut menyumbangkan suara di dalam lagu ini.
Dalam artwork lagu Geletar tersisip sebuah piala mungil, yang cukup mencuri perhatian. Titik mengatakan itu adalah penghargaan International yang Ia peroleh ketika menjadi pemenang juara ketiga sebagai pencipta lagu Sayang di Festival Internasional De La Cancion Vina Del Mar di Cile.
Baca juga : Kembali Hadirkan Karya Baru, Ravi Andika Rilis Mythomania
Harapan Titik sangat sederhana di umurnya yang baru ini, agar setiap seniman selalu bisa menjadi seorang pemberi dapat selalu jujur dalam berkarya.
“Jadilah dirimu sendiri, dari hati yang terdalam”, ungkapnya diselingi derai tawa. (RO/Z-1)
Baca juga : Yaya Bey Rilis Single Chasing The Bus
Cinta Tapi Terluka dari The Chasmala menggambarkan konflik batin dua insan yang masih saling mencintai, namun terjebak dalam lingkaran luka dan kekecewaan.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved