Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DUO R&B, Weslee, merilis EP berjudul World One bersamaan dengan single bernuansa R&B alternatif, Big Collide.
Sebuah perjalanan tentang manis dan pahitnya hubungan antara dua kekasih, EP World One adalah bagian pertama dari semesta Weslee lainnya yang siap mereka bagikan segera.
Lagu Love You I Do, membuka EP World One. Nuansa down tempo penuh hentakan bass ala dekade 80-an menjadi latar yang sempurna untuk memulai kisah cinta di EP ini. Kord lembut yang mengundang semua pendengarnya untuk menetap bergema di lagu tersebut seraya suara khas Emma DD memandu.
Baca juga: Lunadira Rilis Single Crying Over Nothing (Wah Wah)
What It Feels Like membawa sensasi campur aduk akibat rasa kekaguman kita terhadap seseorang. Nuansa psikedelik di lagu ini seakan-akan menyerupai perasaan butterfly in your stomach yang serba familiar, dengan ruang suara yang menenangkan dan lembut. Lagi-lagi vokal Emma dipasangkan dengan lantunan bass yang tegas, menciptakan sebuah ruang emosional yang dalam.
Sementara itu, single baru mereka, Big Collide, adalah kepingan terakhir dari trilogi di dalam EP ini.
Menceritakan tentang momen tersulit di sebuah hubungan yang akhirnya mencapai puncaknya, Big Collide diwarnai dengan produksi musik dreamy ala Weslee. Emma bernyanyi 'to fall in love is suicide', sebelum akhirnya Big Collide mencapai sebuah titik anthemic.
Baca juga: Noahfinnce Rilis Single 3 Day Headache
Tentang lagu terbaru mereka, Weslee menjelaskan, "Big Collide adalah lagu tentang suatu momen di sebuah hubungan saat kita akhirnya sadar bahwa kita sudah sampai di awal dari akhir hubungan itu. Mungkin hal itu sebenarnya sudah terjadi, tapi kitanya saja yang baru sadar."
"Kita bisa melihatnya dari kelakuan pasangan kita. Bukan tentang apa yang mereka katakan, tapi bagaimana mereka mengatakannya. Semuanya jelas dari bagaimana mereka berperilaku di depan kita. Semuanya berbeda saat sebuah hubungan akan segera berakhir. Itulah cinta, dan itulah pesar dari Big Collide."
"Cinta adalah saat dua orang menabrakan kehidupan mereka, diri mereka, ke satu sama lain. Kadang hasilnya indah dan harmonis, namun kadang hasilnya adalah sebuah bencana, dan itulah makna dari lagu ini. Saat semuanya terjadi, kita dapat melihat sisi asli dari hubungan itu," imbuh Weslee
Video klip Big Collide dijadwalkan rilis pada 24 Januari dan disutradarai serta dianimasikan oleh Agnes Xantippa Boman, yang turut memvisualisasikan dua lagu lain di EP ini.
Di video klipnya, sebuah rumah yang sedang terbakar menjadi simbol dari hubungan yang segera berakhir. Warna-warna cerah seperti pink, ungu, dan merah memvisualisasikan semesta kreatif Weslee dengan apik.
EP World One adalah akumulasi dari talenta Weslee yang mendorong berbagai batas. (RO/Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved