Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI asal Kanada, Shawn Mendes, 25, merefleksikan diri setelah melewati tahun yang berat pada 2023. Setahun terakhir yang mengalami kecemasan hingga ketakutan.
Mendes membagikan sebuah postingan reflektif sedang bernyanyi diiringi oleh sebuah harmonium.
"Selama setahun terakhir saya menghabiskan banyak waktu untuk bernyanyi seperti ini. Saya menemukan bahwa pada saat-saat kecemasan atau ketakutan yang ekstrem, jika saya duduk dengan harmonium saya dan membiarkan diri saya untuk menyanyikan, hal itu sering kali dapat meringankan rasa sakit," tulis Mendes dikutip dari akun Instagramnya, Rabu (3/1).
Baca juga: Shawn Mendes Tulis Lagu dari Kegalauan
Ia merasa butuh kebebasan saat menciptakan sebuah karya dan mengalir seperti air. Awalnya terasa sangat sulit untuk membiarkan dirinya bernyanyi tanpa memikirkan kesempurnaan, tetapi setelah beberapa saat akhirnya ia benar-benar mulai suka.
"Satu-satunya alasan saya bisa bernyanyi dengan kunci adalah karena saya telah belajar untuk mendengarkan," ujarnya.
Baca juga: Shawn Mendes dan Camila Cabello Putus Lagi, Kali ini Fix dan Final
Pelantun Stitches ini juga menulis bahwa pelajaran terbesar yang ia pelajari di tahun 2023 adalah menerima dan menyambut posisi terendah dalam hidup.
"Tidak perlu terus-menerus mengubah atau memperbaiki sesuatu untuk merasa di puncak lagi, karena saya tahu jika saya benar-benar di titik dan mendengar orang ketika saya berada di bawah, selalu ada sesuatu yang bisa didengar," pungkasnya.
Mendes telah terbuka tentang kesehatan mentalnya di masa lalu. Pada Juli 2022, ia membatalkan tanggal tur Wonder: World Tour untuk fokus pada kesehatan mentalnya. (Z-10)
SEBUAH kejadian yang tak terduga, penyanyi pop sensasional Shawn Mendes, terlihat menghadiri salat Jumat di New York University (NYU) bersama artis Kanada, Mustafa the Poet.
Dalam lagu barunya "The Mountain," Shawn Mendes menyinggung isu seputar seksualitas dan identitas diri, yang sering menjadi bahan spekulasi publik.
Penyanyi Shawn Mendes mengungkapkan perjalanan penemuan seksualitasnya selama pertunjukan di Colorado, mengakui bahwa ia "sedang mencoba memahami" seperti orang lain.
Pada 8 Agustus 2024 atau tepat di hari ulang tahunnya, Mendes merilis versi audio dua single terbarunya bertajuk Why Why Why dan Isn't That Enough.
Penyanyi Shawn Mendes mengaku lagu terbarunya berdasarkan kegalauannya.
RESPONS otoritas pendidikan Indonesia dalam situasi darurat bencana masih saja memilukan dalam menangani pendidikan darurat seperti tidak pernah belajar.
DI banyak ruang kelas Indonesia, angka-angka hasil penilaian sering hadir tanpa makna yang benar-benar dipahami.
Kekerasan terhadap perempuan ini, selain pelanggaran hak asasi manusia, berdampak pula pada berbagai aspek kehidupan perempuan, dan sangat kompleks.
SEKTOR kesehatan sangat berperan besar berkontribusi sebagai salah satu masalah yang harus diselesaikan bangsa ini.
PADA Maret lalu, PGRI menggelar kongres XXXIII di Jakarta, dengan salah satu agendanya ialah pemilihan ketua umum.
Partai Nasdem Karawang mencatat pencapaian luar biasa dalam kontestasi politik tahun ini
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved