Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DELAPAN tahun sejak debut ‘The Master of Situation’, band ska asal Surabaya, Skabanton kembali hadir dengan suguhan yang lebih segar dan berwarna.
Perjalanan yang tak singkat, serta pasang surut gejolak dalam laku bermusik tak menenggelamkan langkah Skabanton untuk kembali suguhkan karya baru.
Album kedua bertajuk ‘Kian Kemari’ rilis pada 23 Desember 2023 melalui label Trek Rekords, dan siap jadi setlist penutup serta pembuka tahun, di tengah bisingnya berita pemilu 2024.
Baca juga: Jonas Brothers Siap Gelar Konser di Indonesia Tahun Depan
Jika dulu kental akan instrumental dan sebagian lagunya berlirik Bahasa Inggris, Lewat album ini, Skabanton dengan iramanya yang beragam merefleksikan sebuah realita dan romansa dalam bertahan hidup. Di kala pandemi yang suram, bersahabat dengan muram, hingga berusaha melepas kelam; semuanya dikemas dalam lirik berbahasa Indonesia yang ringan namun mengena.
Kini, mereka memilih untuk jadi pencerita. Sesuai dengan transformasi nama The Ska Banton menjadi Skabanton; sebuah peleburan Ska sebagai genre dengan ‘Banton’; yang dalam bahasa Patwah artinya pendongeng. Penggabungan kedua kata tersebut menjadi frase tanpa arti. Dengan maksud agar tidak terbatas dalam koridor sebuah genre musik tertentu.
Baca juga: Membuka Acara Debat Cawapres dengan Lagu Indonesia Raya, Siapakah Sosok Putri Ayu?
Album ‘Kian Kemari’ yang berdurasi sekitar 30 menit ini mencoba merelevansikan kisah-kisah yang mereka suarakan dengan telinga dan benak pendengar. Tak luput, emosi pun turut dimainkan lewat urutan tracklist; yang pada akhirnya merujuk ke title album mereka, yang dalam bahasa akrab mereka bisa juga disebut ‘ngalor-ngidul’ atau ke sana kemari. ‘Kian Kemari’ dapat pula diartikan segala sesuatu yang ‘ngalor-ngidul’ dalam benak si penulis lagu.
Total Skabanton menghabiskan waktu sekitar 10 bulan untuk merampungkan album ini. Turut melibatkan beberapa rekan musisi, seperti Bruss (The Sukudalu) yang mengisi vokal pada track ‘Muak’, Abednego mengisi suara perkusi di lagu ‘Tersesat’, Ridwan SW (Wawa) yang mengisi beberapa lead guitar serta vokal latar bersama Maria Angela Dhani dan Yaner Irawan.
Kini, album tersebut sudah bisa di dengar di berbagai platform streaming digital dengan ‘Waru (Di Batas Kota Itu)’ yang jadi focus track. Ke depannya, Skabanton pun akan merencanakan perjalanan tur di beberapa kota. (Z-3)
Penerbangan Super Air Jet IU 721 rute Lombok–Surabaya tertunda hampir 5 jam. Penumpang di Bandara Lombok protes dan tuntut kompensasi.
PEMERINTAH Kota Surabaya tetap memberikan pelayanan kesehatan secara gratis, meski warga pemilik data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) dinonaktifkan oleh pemerintah.
BALAI Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pintu masuk bandara dan pelabuhan untuk mengantisipasi agar virus Nipah tidak masuk wilayah Jawa Timur.
DUA WNA berasal dari Tiongkok inisial WM dan LJ kedapatan mencuri di dalam pesawat udara (in-flight theft) pada penerbangan Citilink nomor QG716 rute Jakarta (CGK)-Surabaya (SUB).
Dari total barang yang tercatat, terdiri atas 418 barang berharga, 2.177 barang biasa, serta 54 barang berupa makanan.
Surabaya menjadi kota pertama yang mengawali rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Bank Mandiri Taspen pada 2026.
GRUP idola asal Indonesia bernuansa J-pop, Lemon, resmi merilis single terbaru berjudul Level Up!, mengutip siaran pers yang diterima Media Indonesia, Rabu, (24/12).
GRUP-grup K-pop dari generasi pertama hingga ketiga akan kembali ke panggung musik pada tahun ini. Hal ini menjadi kabar gembira bagi para fan yang menyambut kembalinya mereka.
29 November 2024, girl band asal Korea NewJeans secara resmi mengakhiri kontrak eksklusifnya dengan agensi ADOR. ADOR dianggap tak lagi mampu memberikan perlindungan
"Kami udah pernah coba bikin single-single, tapi itu kayak bukan DNA-nya RAN,"
COLOR Asia Live dan Otello Asia mengumumkan grup musik asal Amerika Serikat, Hoobastank, akan menjadi pembuka konser The Script, Satellites World Tour 2025 di Indonesia.
Berangkat dari kesadaran kultural, lagu ini dengan sadar mengajak manusia untuk memandang jauh ke masa mendatang sambil mengatur dengan teliti langkah-langkahnya hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved