Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Di bulan Desember ini Ear Sun kembali dengan EP yang berjudul “Urbanisme” yang merupakan rilisan EP ke-2 dari nya. "“Urbanisme” merupakan sebuah kumpulan kisah dan kesah dari apa yang dilalui oleh kita semua para penghuni kota, termasuk gue,” kutip Ear Sun di dalam rilisan persnya.
Baca juga : Kolaborasi Bareng Andmesh, Raisa Nyanyikan Lagu Tak Berharap Lagi
Walaupun bahasan yang diangkat dalam EP Ear Sun terbilang cukup kompleks, namun Ear Sun dibantu dengan penulis lagu/produser Kinar Sekar menyampaikannya dengan ringan, dibungkus oleh aransemen yang groovy dan easy listening.
“Terserah, kejarlah dunia maya
Terserah, kejarlah angka yang fana
Terserah, aku diam disini saja”
Penggalan kalimat di atas dikutip dari salah satu track yang ada di EP yang berjudul “Terserah” yang menggambarkan Ear Sun yang lelah dengan sosial media yang begitu menyita perhatian sehingga membuat orang lupa dengan dunia nyata.
EP ini diproduseri oleh Kinar Sekar. Mengusung genre pop - jazz, aransemen yang groovy dan easy listening, membuat lagu - lagu di EP ini sangat representatif dengan suasana perkotaan, dan mudah di nikmati.
Ear Sun adalah penyanyi pria Indonesia yang telah melakukan debutnya di Industri musik Indonesia dengan singlenya yang berjudul “Sampai Nanti akhir tahun 2021. Tidak hanya itu, pada tanggal 7 September 2022, Ear Sun juga merilis album mini album atau EP dengan nama yang diambil dari single pertamanya yaitu “Sampai Nanti” dengan Endah n Rhesa sebagai produser, dan di 14 Februari 2023, Ear Sun kembali mengeluarkan karya berjudul “Lirsyah dan Lina” yang mengisahkan kisah cinta orang tuanya yang romantis namun berakhir tragis.
Musik adalah sebuah hobi sejak kecil bagi Ear Sun, selain itu musik menjadi wadah baginya untuk menyampaikan pesan dari kisah hidupnya
Terus ikuti dan dukung Ear Sun untuk terus bisa berkarier didunia musik Indonesia dan menginspirasi. (B-4)
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved