Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI, penulis lagu, dan produser asal Malaysia, Alextbh, merilis album perdananya It's All Good lewat label musik EMPIRE.
It's All Good adalah album yang menampilkan sound baru dari Alextbh yang penuh percaya diri, dengan sentuhan nostalgia yang memikat. Pesan-pesan penuh kekuatan yang ia bagikan lewat musiknya selama ini terdengar lebih dalam lagi di album ini di mana ia membahas topik-topik seputar identitas, diskriminasi, dan kecintaan kita terhadap diri sendiri.
Selama masa lockdown, Alex menemukan banyak musisi baru lewat channel YouTube seperti Boiler Room dan COLORS. Tidak lama baginya untuk kemudian melakukan beragam eksperimen dari segi produksi musik.
Baca juga: Alextbh Rilis Single A Hundred Lives
Album It's All Good adalah musik latar yang menemani momen-momen kita jatuh cinta dengan kehidupan ini, dengan sahabat-sahabat di sekitar kita, dan dengan seseorang yang baru dalam hidup kita. Menampilkan lagu-lagu yang pas untuk dinyanyikan saat berpesta dengan teman-teman, album perdana Alextbh juga menampilkan lagu-lagu untuk membantu kita melewati masa-masa tersulit dalam hidup.
Sepuluh lagu di album ini ditulis oleh Alex selama masa pandemi.
"Album ini adalah usahaku untuk merasa waras di saat dunia tidak bisa memberikan hal itu kepadaku. Album ini penuh rasa euforia sekaligus kesengsaraan. Semuanya dibungkus dalam kisah-kisah yang tidak sempurna," ujar Alex.
Baca juga: Alextbh Rilis Single Her
Tentang single utama di album itu, Never Enough, Alex menceritakan, "Semuanya bermula saat aku sedang mau membayar belanjaanku, namun kartuku ditolak karena saldonya kurang. Aku lalu sadar bahwa aku tidak punya uang untuk membayar dan aku pulang merasa sedih sekali dan tidak ingin bicara dengan siapa pun. Untungnya aku sudah keluar dari situasi finansial itu. Namun aku masih tetap sedih dan marah terhadap kapitalisme."
Alex turut merilis video musik untuk Never Enough.
"Ide tentang video klipnya hadir saat aku memiliki ide tentang sebuah karakter yang tinggal di sebuah dunia video game di mana ia adalah seorang budak kapitalisme yang sebenarnya ingin ia hancurkan. Aku juga terinspirasi dari film Everything, Everywhere, All At Once karena film itu menunjukkan keanehan hidup ini lewat cara-cara yang aku merasa terhubung namun tidak pernah tahu bagaimana cara mengungkapkannya. Hal-hal di video klip ini diambil dari LimeZu, terima kasih kepada mereka yang keren sekali! Dari segi tema, proyek ini sangat menyenangkan untuk dikerjakan bagiku. Video ini menyatukan kecintaanku terhadap musik, game, dan desain 3D." (RO/Z-1)
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
Baru seumur jagung, pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar kandas di meja hijau. Simak fakta persidangan dan jadwal sidang lanjutannya di sini.
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
A Hundred Lives adalah lagu ketiga dari Alex tahun ini yang dirilis setelah Heaven's Gate dan Her yang diproduseri NASAYA.
Alextbh membuka era barunya itu lewat single Her yang sekaligus menjadi lagu pertama dari album barunya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved