Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MELALUI single terbaru berjudul Adiksi, Jangar membicarakan fenomena miris candu menggunakan gawai untuk berinteraksi di media sosial.
Lagu yang resmi dirilis pada Jumat (17/11) itu merupakan single kedua terbaru milik kuartet asal Denpasar, Bali itu, yang dirilis pada 2023—setelah sebelumnya merilis single Artileri, Juni lalu.
Melalui rilis pers, band yang diisi Pasek Darmawaysya (drum), Rai Biomantara (bass), Gusten Keniten (vokal), dan Dewa Adi Sanjaya (gitar) ini menceritakan bahwa lagu Adiksi terinspirasi dari kelakuan segelintir warganet yang hanya dengan memiliki gawai di tangan tetapi bisa menjelma pahlawan, menginjak lawan dengan kombinasi huruf dan tanda baca.
Baca juga: Jikustik Rilis Single Aku Bukan Untukmu
“Kita bisa menjelma menjadi siapa saja yang kita impikan. Menjadi algojo, menjadi hakim, bahkan tidak sedikit yang berusaha menjadi Tuhan,” ungkap Pasek.
Ketika ideologi yang dipercaya mencoba dibelokkan oleh lawan, seketika itu juga akan dicoba luruskan kembali oleh kedua belah pihak. Tidak cukup dengan cacian dan makian, dilanjutkan dengan menguliti kehidupan mereka yang berseberangan dan ditutup dengan mengawal kasus hingga lawan masuk bui.
“Tidak perlu takut dengan dangkalnya pemahaman, semua bisa jadi ahli. Cukup ketikkan kata kunci yang tepat, segala dasar pemikiran bisa kita temukan, tinggal salin lalu tempel!” seru Pasek.
Baca juga: Sandhy Sondoro Ajak Jatuh Hati Berulang Lewat Lagu Tiba-Tiba Cinta
Sama seperti Artileri, single Adiksi juga dikerjakan dan direkam oleh Jangar di Indra Lesmana Space di Gianyar, Bali. Studio rekaman milik musisi senior Tanah Air Indra Lesmana tersebut juga menjadi lokasi direkamnya keseluruhan album mini terbaru milik Jangar—berjudul Malam—yang rencananya akan dirilis pada 2024.
Single Adiksi, yang dirilis melalui Silver Records ini sudah bisa didengarkan di berbagai layanan musik streaming seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan lainnya. Sedangkan video liriknya bisa disimak di akun YouTube milik Jangar. (RO/Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Mini album Malam memiliki irisan dengan album perdana mereka yang berjudul Jelang Malam (2019).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved