Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA BigBang, G-Dragon, baru saja menjalani pemeriksaan karena melanggar hukum narkotika di Korea Selatan. Hal ini menyusul kasus baru-baru ini aktor Lee Sun-kyun yang juga diperiksa untuk hal yang sama.
Tidak hanya itu, Rapper ini juga pernah diadili karena penggunaan ganja pada bulan Mei 2011. Pada hari yang sama, YG Entertainment menyebut tidak dapat memberikan komentar karena G-Dragon sudah tidak lagi terikat dengan label tersebut.
"Sulit untuk memberikan tanggapan publik karena artis ini saat ini tidak lagi berada di bawah label tersebut," ujar perwakilan dari YG Entertainment.
Baca juga: Identitas Aktor L Terungkap, Pemeran Parasite Lee Sun-kyun Dikonfirmasi Positif Narkoba
G-Dragon telah menjadi bagian dari YG Entertainment sejak debutnya dengan BigBang pada 2006. Dia tetap bersama label tersebut hingga kontrak eksklusifnya dengan perusahaan berakhir pada bulan Juni 2023.
Terkait kasus ini, polisi mengatakan bahwa kasusnya masih dalam penyelidikan sehingga mereka tidak dapat memberikan banyak rincian. Mereka juga telah mengonfirmasi bahwa kasus G-Dragon terpisah dari kasus Lee Sun-kyun dan tidak ada hubungannya.
Baca juga: Saham YG Entertainment Anjlok Gara-gara G-Dragon Keluar dari Agensi
Meskipun YG Entertainment menyatakan bahwa mereka tidak dapat memberikan informasi tentang dugaan penggunaan narkotika oleh idola tersebut, banyak penggemar berspekulasi bahwa agensi tersebut yang melaporkan ke polisi setelah berakhirnya kontrak G-Dragon.
Para penggemar juga mengungkapkan kemarahan mereka terhadap bagaimana YG Entertainment dengan cepat merilis pernyataan mengenai G-Dragon setelah ia meninggalkan agensi. Selama dia berada di agensi tersebut, mereka memberikan layanan terbaik menurut banyak penggemar. Beberapa penggemar percaya bahwa selama idola tersebut berada di bawah YG Entertainment, agensi tersebut membela dia di tengah tuduhan penggunaan narkotika yang lalu, bertindak dengan tanggung jawab.
G-Dragon pernah diselidiki atas penggunaan ganja pada tahun 2011 saat berada di Jepang. Rapper ini dalam pernyataannya mengatakan bahwa seseorang yang tidak dikenal memberinya ganja yang terlihat seperti rokok. Dia melanjutkan dan menambahkan bahwa ada bau yang berbeda dan bahwa dia hanya sedikit merokok. Karena G-Dragon adalah pelanggar pertama dan tidak merokok banyak, kasusnya dipertimbangkan dan hukumannya ditunda. Kemudian, dia juga meminta maaf secara publik dalam acara Healing Camp.
Sekarang bahwa dia bukan bagian dari agensi tersebut, penggemar merasa bahwa dia harus bertanggung jawab atas dirinya sendiri dan harus mengambil langkah-langkah untuk melindungi citranya.
Banyak penggemar juga mengungkapkan pendapat bahwa karena kepolisian telah menyebutkan bahwa kasus ini tidak berhubungan dengan kontroversi narkoba Lee Sun-kyun, orang seharusnya tidak melibatkan G-Dragon dalam hal ini. Mereka mendoakan kesehatannya dan berharap bahwa dia baik-baik saja di tengah semua tuduhan penggunaan narkotika yang menimpanya.
G-Dragon adalah seorang artis yang sangat dihormati dan dihargai. Ia dikenal tidak hanya karena rapnya tetapi juga dalam musik, fashion, lirik, dan banyak lagi. Sejak debutnya dengan BigBang, dia telah menciptakan reputasi yang bagus dalam industri hiburan. (Z-10)
Blackpink resmi comeback dengan MV GO dan mini album Deadline. Simak detail konsep futuristik dan rekor 100 juta subscribers YouTube mereka di sini.
Rose Blackpink resmi tandatangani kontrak dengan agensi hiburan global WME.
Rami BABYMONSTER hiatus karena pneumotoraks. Ketahui penyebab, gejala, dan perkembangan terbaru kondisi kesehatannya di sini.
YG Entertainment mengeluarkan permohonan maaf setelah mendapat kritik terkait konser tur dunia Blackpink. Agensi siap refund penonton yang terdampak
“Saat ini, YG memiliki dua boy group dan dua girl group yang sedang mempersiapkan debut,”
Keputusan T.O.P untuk meninggalkan grup legendaris K-Pop BIGBANG mengejutkan para penggemar. Setelah 16 tahun bersama, ia mengungkapkan alasan di balik langkah besarnya ini.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas, mewanti-wanti jajaran Polri agar tidak menjadikan instruksi tes urine serentak sebagai formalitas belaka
Fokus BNN seharusnya diarahkan pada pelaku ilegal, bukan justru menuding semua pelaku industri legal yang sudah patuh pada aturan.
Petugas Bea Cukai bersama Bareskrim Polri berhasil mengungkap laboratorium pembuatan sabu di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
BARESKRIM Polri tetapkan mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro sebagai tersangka kasus narkoba, barang bukti sabu, ekstasi, dan ketamin diamankan.
BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil menyita ratusan kemasan liquid yang biasa digunakan untuk rokok elektrik karena mengandung sediaan narkotika.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved