Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Iko Uwais sukses berkarir di kancah internasional. Ternyata sebelum meraih kesuksesan itu, Iko pernah menjadi seorang sopir di salah satu perusahaan telekomunikasi pada 2007-2008. Dia bercerita Gareth Evans merupakan sosok yang telah mengubah hidupnya.
“Dulu itu gue masih kerja sebagai driver operasional di perusahaan telekomunikasi. Gareth lagi buat film dokumenter silat dan dia datang ke perguruan tinggi gue. Dia nanyain ke gue kerja di mana dan kapan kontrak gue habis karena gua kan kerja outsourcing. Gue bilang 2008 baru beres. Dia ngajak syuting. Gue mikirinya kan cuma bikinin korea atau apa gitu ya. Gue bilang oke,” ungkapnya saat diwawancarai Wendi Cagur dalam akum YouTube WOY!.
“Enggak lama 2008 gue dikasih script Merantau nama karakternya Yuda. Gue disuruh baca dan hafalin. Tapi gue bilang gue enggak punya pengalaman sama sekali di dunia film. Tapi dia percaya karena selama buat dokumenter dia lihat gue kan. Nah itu jadi film pertama gue. 2 tahun kemudian tadinya kita mau bikin film berandal. Gue bikin koreo dengan Kang Yayan (Ruhian) dan jadilah film The Raid,” sambung Iko.
Baca juga: Neve Campbell Kecanduan Menari karena Sang Ayah
Saat menjadi atlet pencak silat, Iko mendalami ilmu seni dan bertarung. Hal ini yang membuat dirinya dipercaya untuk membuat koreografi di film Merantau dan The Raid.
Dia berguru di perguruan pencak silat Tiga Berantai di Percetakan Negara, Jakarta. Iko mengatakan bahwa dirinya sudah bergabung di perguruan silat itu sejak berusia 10 tahun.
Baca juga: Kanal Youtube Indahkus Diretas Tampilkan Promosi Perjudian
Selain itu, rupanya pencak silat sudah mendarah daging dalam keluarganya. Iko mengaskan bahwa kakeknya merupakan sosok pencak silat legendaris di Jakarta.
“Kebetulan kakek gue itu guru dari guru gue. Jadi kakek gue ngajarin dan ini udah turun temurun,” ujar Iko.
Pilihan Iko untuk menekuni pencak silat juga kata dia bukan hanya dari keturunan saja. Dia mengatakan bahwa pencak silat merupakan bela diri yang indah.
“Di mata gue pencak silat itu seksi. Dia tuh indah banget gerakannya dengan liukan olah tubuh indah di mata. Semua main pecak silat kaki, tangan, kuncian, dan lainnya,” tuturnya.
Meskipun dikenal sebagai sosok yang kuat di berbagai filmnya, rupanya Iko memiliki beberapa hal yang dia takuti. Setidaknya ada dua hal yang akan dia hindari dalam kehidupannya yaitu bubur dan kerupuk. Iko mengatakan ketakutannya ini sudah berlangsung sedari kecil. Bahkan dia punya pengalaman unik saat berkencan dengan istrinya, Audy Item.
“Gue pertama kenal Audi dan dia doyan banget bubur Cikini. Gue kan enggak suka bubur dari dulu. Bisa menceret gue kalau makan itu. Audi itu main suapin aja dulu tuh. Ya namanya masih pendekatan kan. Abis makan itu kan gue harus nganterin dia ke Bekasi ya ke rumah dia. Gue menceret lah di jalan,” ujar Iko.
Sementara itu, untuk kerupuk Iko mengatakan bahwa dirinya bisa gatal-gatal jika terkena remahan kerupuk. Dia merasa jika terkena dia harus segera membilasnya dengan air agar dia merasa tenang.
“Kalau kerupuk. Gue dari SD enggak suka. Kalau kena remahannya gue bisa gatel-gatel merah dan mau enggak mau gue harus guyur pake air. Baru gue bisa lega,” pungkasnya.(Z-3)
Diperankan oleh Sarah Sechan, Tante Yuli dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti menjadi salah satu karakter yang meninggalkan impresi kuat semenjak muncul dalam cuplikan film tersebut.
Dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti, Ardit Erwandha berhasil mendapatkan peran utama sebagai Arga, sosok anak laki-laki yang kerap dibandingkan dengan sepupu-sepupunya.
Pernyataan Timothee Chalamet tersebut dengan cepat memicu reaksi dari berbagai penjuru, mulai dari penyanyi opera hingga koreografer internasional.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Film Ghost in the Cell garapan sutradara Joko Anwar menjadi debut Magistus Miftah setelah ia berhasil menembus audisi yang diikuti ratusan pendaftar.
DKPP akan akan memanggil sopir Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari untuk dimintai keterangannya terkait dugaan kode etik penyelenggara pemilu asusila
PENANGKAPAN artis Saipul Jamil disebut kontroversial karena aparat disebut tidak menunjukkan surat penangkapan. Terkait hal itu, Polisi menyampaikan alasan petugas
Ammar Zoni kembali tersandung kasus narkoba dengan barang bukti 1,1 gram sabu-sabu. Suami dari aktris Irish Bella ini meminta maaf.
Setelah tertembak di bagian kepala, sopir berinisial AM langsung dibawa sang majikan berinisial E ke RS Mayapada, Jakarta Selatan, untuk mendapatkan pertolongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved