Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PROYEK solo Mark Prendergast, Man Alive, resmi mengumumkan EP perdananya, Colours, akan dirilis pada 15 September mendatang. Dengan pengumuman ini Man Alive juga melepas single keduanya, Colours, yang sekaligus adalah title track dari EP mendatangnya.
Berbeda dengan kesuksesan internasionalnya bersama bandnya Kodaline, pada proyek solonya ini, Man Alive mengambil jalur yang cukup berbeda. Hal ini terlihat dari lagu perdananya, Be Someone yang mendapatkan perhatian dari berbagai media seperti NME, Clash, dan Hot Press. Lagu itu juga diputar secara luas di berbagai radio di kawasan Irlandia, d dan berhasil masuk dalam playlist Spotify New Music Friday di 9 negara.
Prendergast menjelaskan "Aku seperti anak kecil di toko permen pada saat menggarap EP ini. Ketika kalian berada dalam sebuah band dan berhasil, ada kepercayaan diri yang datang dari semangat yang ada pada kelompok tersebut, dan itu adalah sebuah hal yang bagus. Tetapi, untuk proyek ini rasanya cukup berbeda. Beride untuk menjalani sebuah proyek solo sampingan cukup menyenangkan, tetapi pada akhirnya lagu-lagu selalu menjadi hal yang utama untuk menggerakkan semuanya. Seperti orang lain di dunia ini, kita mengalami momen-momen di mana kita merasa luar biasa dan momen-momen dimana kita tidak. Aku rasa setiap lagu hanya tentang emosi yang berbeda, dan penemuan tentang siapa diri kita sebenarnya dan ini merupakan proses yang menarik."
Baca juga: Putri Donnie Yen Rilis Single idk
Single terbarunya, Colours, adalah sebuah lagu dengan nuansa waltz dengan sedikit sentuhan musik ala Tame Impala, yang ada unsur psikedelianya, bagaikan sedang terpapar sinar matahari melalui kilauan lampu bola diskotik, semuanya dengan dasar musik pop yang diproduksi secara rapi dan diaransemen dengan baik sehingga berhasil menciptakan suasana yang sempurna untuk lirik yang bertemakan merayakan keindahan dari rasanya jatuh cinta.
EP Colours sendiri menawarkan pendekatan yang sangat berbeda dari single pertamanya Be Someone, yang kental dengan unsur folk alternatif nya. Akan tetapi dengan lagu-lagu lainnya yang kontras dengan single sebelumnya juga memberikan isyarat kalau Prendergast memiliki sentuhan musik yang beragam pada proyek Man Alive ini.
Pada lagu yang berjudul Five Minute Drive, Man Alive menawarkan wadah surat pos untuk orang-orang yang tengah merasa patah hati. Sementara lagu baru lainnya, Everytime I See Red, menawarkan kehangatan yang serupa, namun kaya akan harmoni vokal dan irama lagu pop akustik yang berangan-angan. Sedangkan, lagu penutup dari EP tersebut , What Are The Chances, merupakan lagu yang menemukan titik tengah antara ingin terdengar megah namun juga berhasil menjadi lagu yang terdengar sangat pribadi, lengkap dengan lirik-lirik yang terkesan gelap seperti, "I know I burned your neighbourhood to the ground."
Baca juga: Chris LaRocca Rilis EP Smile Because It Happened
Meskipun Prendergast selalu menulis lagu-lagu untuk Kodaline, seringkali dia juga menciptakan dan merekam lagu-lagu lain untuk kesenangan pribadinya. Namun, pada masa pandemi covid-19, di tengah-tengah lockdown, Prendergast menemukan dirinya terinspirasi oleh banyak dan menjadi sangat produktif untuk menulis dan juga menggarap lagunya sendiri. Dia bahkan tidak pernah terlintas untuk menjadi seorang penyanyi, tetapi katalog lagu-lagu yang telah ditulis terlalu pribadi untuk diserahkan kepada orang lain.
Hingga saat ini, Man Alive baru tampil dalam dua pertunjukan: sebuah pesta di dalam rumah yang ramai saat Gavin James dan anggota Soft Launch juga turut meramaikan, sementara temannya, Aisling Bea, menjadi pembawa acara pada pesta tersebut, dan kedua kalinya adalah pertunjukan perdananya The Waiting Room di London saat dia merupakan performer utamanya. Tiket pertunjukannya di The Waiting Room berhasil terjual habis.
Prendergast bersama dengan Kodaline akan menghampiri beberapa negara di kawasan Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, dan juga Indonesia, September nanti. Kodaline dijadwalkan tampil pada Soundrenaline 2023, tepatnya pada 3 September.
Prendergast sudah tidak sabar untuk bertemu dengan pendengarnya yang mengetahuinya dari karya-karyanya sebelumnya, dan juga mendapatkan pendengar baru untuk proyek solonya di kawasan Asia dan lainnya. (RO/Z-1)
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Keputusan Vidi Aldiano untuk berhenti sejenak diambil agar ia bisa memusatkan perhatian pada pemulihan kesehatannya.
SEJUMLAH selebritas seperti Vidi Aldiano, Denny Sumargo (Densu), hingga Luna Maya bersaing dalam Tiktok Awards 2025.
Kylie Jenner melakukan pemotretan untuk kampanye koleksi jenama riasan miliknya King Kylie Collection dengan memakai mahkota karya perancang aksesoris Tanah Air, Rinaldy Yunardi.
Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Raisa mengunggah sejumlah foto kegiatannya di Paris, salah satunya saat menjadi tamu undangan di salah satu acara brand kosmetik kenamaan Dior.
Ardina Rasti memilih tampil apa adanya terutama dalam perawatan wajahnya yang tampak awet muda tidak melakukan prosedur treatment ekstrem.
“Apa yang telah kami bagi dengan kalian telah mengubah hidup kami selamanya.”
Kodaline mengunggah sebuah video yang emosional di media sosial, menjelaskan keputusan ini ‘sulit’ dan ‘mungkin mengejutkan’ bagi banyak orang.
EVENT Soundrenaline 2023 resmi mengumumkan daftar penampil fase pertama. Musisi internasional Lauv dan Kodaline dipastikan bakal manggung di acara yang digelar 2-3 September 2023 itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved