Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BASKARA Putra atau yang dikenal sebagai Hindia mengatakan album terbarunya, Lagipula Hidup Akan Berakhir, adalah pencapaian hidup.
Hindia menyebut capaian tersebut tidak akan pernah dia capai kembali di masa yang akan datang, mengingat album keduanya ini berisi total 28 lagu, hampir dua kali lipat dari album kebanyakan.
"Subjektif, ya, secara kesenian. Tapi, kalau dari (sisi) kuantitatif saya melihat kesuksesan dari album ini, kapan lagi saya mau
ngapain saja dituruti semua pihak yang terkait dalam album ini," kata Hindia, dikutip Jumat (7/7).
Baca juga: Besok, Hindia akan Rilis Bagian Pertama dari Album Keduanya
"Enggak mungkin punya kesempatan lagi buat album 28 lagu dua bagian, dan dikabulkan," tambahnya.
Pria kelahiran 22 Februari 1994 itu mengatakan sudah berusaha memangkas karya-karyanya menjadi lebih singkat, namun, keinginan untuk menceritakan berbagai kisah secara utuh menjadi alasan.
"Ini sebenarnya sudah berkali-kali berusaha dipotong, ya, mungkin ego saya saja, enggak mau nanti ceritanya jadi enggak lengkap," ungkap Hindia.
Baca juga: Penyanyi Hindia Bicara Warisan Buruk Dunia dan Masalah Keluarga di Album Baru
Butuh waktu sekitar dua setengah tahun bagi pria lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia itu untuk menulis lirik hingga proses rekaman album keduanya ini.
Lagipula Hidup Akan Berakhir mengisahkan tentang warisan buruk duniawi, mulai dari krisis iklim, inflasi, politik, hingga trauma.
Dalam album itu, Hindia cukup geram dengan kekacauan dunia saat ini.
Lebih lanjut, Hindia menceritakan bahwa menulis lagu adalah satu-satunya cara baginya untuk menuangkan segala isi hati dan kepalanya. Sebagai cara menyembuhkan diri sembari dirinya sempat rutin berkonseling dengan psikolog.
"Mengapa saya masih harus bolak-balik ke psikolog lagi, selain saya bisa lebih stabil saat semuanya bisa saya tuangkan di album pertama," kata dia.
Di album kedua, Hindia mengibaratkan dia mundur tiga-empat langkah untuk melihat apa yang dirasakan pada album pertama.
"Ternyata banyak hal tidak mengenakkan itu akarnya dari hal yang tidak bisa saya kontrol," kata Hindia.
Album Lagipula Hidup Akan Berakhir, yang diedarkan Sun Eater, dapat dinikmati oleh pendengar di berbagai platform musik digital mulai 7 Juli 2023. Sedangkan video klipnya dapat dinikmati di kanal YouTube Hindia. (Ant/Z-1)
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
Baru seumur jagung, pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar kandas di meja hijau. Simak fakta persidangan dan jadwal sidang lanjutannya di sini.
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Band Hindia, Tenxi, hingga Raditya Dika raih penghargaan Spotify Wrapped 2025
Penyanyi Baskara Putra berhasil memboyong lima penghargaan dalam gelaran Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025.
Baskara Putra mengaku tidak menyangka bahwa ia mampu menorehkan prestasi dan membawa pulang piala AMI Awards.
Film Dopamin menggunakan lagu Everything U Are dari Hindia, Anything You Want dari grup band Reality Club, serta Dance, Habibi dari grup band Ali.
Sutradara Teddy Soeriaatmadja mengonfirmasi kolaborasi dengan musisi Hindia (Baskara Putra) yang memilih lagu Everything U Are untuk mengisi soundtrack film Dopamin.
Hindia atau Baskara Putra menyatakan mundur dari keikutsertaan di Pestapora 2025. Mundurnya Hindia lantaran adanya Freeport sebagai salah satu sponsor Pestapora tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved