Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMEDIAN Pandji Pragiwaksono memutuskan untuk keluar dari zona nyamannya, dengan mencoba peruntungan di New York, Amerika Serikat.
Pria yang kini berusia 43 tahun tersebut bercerita bahwa keputusan untuk mencoba berkarir di New York sebetulnya sudah menjadi impian yang sejak lama. Namun baru dapat direalisasikan baru-baru ini.
"Gue tuh udah berkhayal pengin ke Amerika untuk stand up, cuma enggak berani aja. Kayaknya banyak orang yang suka mikir bisa enggak ya gue stand up di Amerika. Gitu kan. Gue juga selama ini ngayal tapi enggak pernah gue iyain," ungkapnya dalam channel YouTube Podcast Warung Kopi (PWK), Selasa (6/6).
Baca juga: Aset Kekayaan Exo-CBX Capai Rp68 Miliar
Impian tersebut kemudian menjadi kenyataan saat dia menonton konten yang dibuat Komedian Amerika Serikat Andrew Schultz. Menurutnya hal tersebut telah mendorongnya untuk memberanikan diri pergi ke Amerika.
"Suatu hari gue nonton YouTube komedian Amerika namanya Andrew Schulz dia judul kontennya 441. Jadi dia manggung di 4 comedy club, bawain 4 set berbeda dalam 1 malam. Seru banget ini gue bilang. Dia pindah naik taksi dan sebagainya. Nah gue pengin ngerasain kehidupan itu," kata Pandji.
Baca juga: Peter Gontha Incar Michael Buble untuk Java Jazz 2024
Lebih lanjut, Pandji mengatakan dia seperti harus memulai karirnya dari nol saat berada di New York. Dia harus manggung di comedy club dengan bayaran US$7, bahkan beberapa kali tidak mendapatkan bayaran sama sekali. Namun, hal ini merupakan tantangan yang harus dia jalani.
Pandji juga merasa saat ini banyak komedian dari kawasan Asia Tenggara yang tenar di New York. Mirisnya belum ada satu pun komedian Indonesia yang terkenal.
"Gue kesal di Amerika itu ada (stand up komedian) orang Filipina itu Jo Koy terus ada Nigel Ng dari Singapura. Orang Indonesia ada banyak banget kan, masa enggak ada satu sih," tuturnya.
"Orangnya aja banyak ada 270 juta, masa satu aja enggak ada. Filipina cuma berapa, masa ada yang terkenal. Makanya gue ke Amerika, walaupun di sana enggak ada yang tahu Indonesia juga," tandas Pandji.
Ke depannya, Pandji bercita-cita untuk membuat special show di New York. Saat ini dia tengah berjuang untuk membuat dirinya dikenal terlebih dahulu di sana. (Z-3)
Komentar Brigitte Macron tentang demonstran di sebuah pertunjukan komedian memicu gelombang kritik dari selebritas, aktivis feminis, hingga tokoh politik Prancis.
Komedian sekaligus aktor, Mudy Taylor, berpulang pada Selasa (25/11).
KOMEDIAN Lee Jin-ho kembali menjadi sorotan publik setelah terlibat sejumlah kasus serius. Baru-baru ini ia ditangkap karena kedapatan mengemudi dalam keadaan mabuk.
KOMEDIAN Sule sempat mengalami sakit hingga merintih kesakitan. Kondisinya itu terungkap melalui unggahan video di Youtube Diary Sule Family.
Film Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung, yang merupakan sekuel dari film sebelumnya, Kang Mak from Pee Mak itu, menjadikan Rigen Rakelna sebagai pemeran utama.
Andre memiliki darah Ambon, Maluku, dan Batak
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
PEMERINTAHAN AS meminta negara-negara yang menginginkan tempat tetap di Dewan Perdamaian Gaza untuk menyumbang setidaknya US$1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
SERUAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang kian gencar agar AS merebut atau memperoleh Greenland memicu gelombang kritik baru, termasuk dari kalangan Partai Republik sendiri.
PENTAGON di bawah Donald Trump menginstruksikan sekitar 1.500 personel militer aktif yang bermarkas di Alaska untuk bersiaga menghadapi kemungkinan penugasan ke Minnesota,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved