Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SIAPA nih di antara kalian yang kemarin ikut memperebutkan tiket konser Coldplay? Bagaimana? Sudah dapat belum tiketnya? Kedatangan Coldplay di Indonesia memang sangat dinanti-nantikan para penggemar. Bahkan, sejak akhir tahun kemarin, sudah banyak fan yang bertanya apakah Coldplay akan datang ke Indonesia.
Gayung bersambut, akhirnya Coldplay datang ke Indonesia. Pengumuman ini pertama kali disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.
Sesaat setelah pengumuman itu, tiket Coldplay mulai dijual secara presale dan langsung habis diserbu para penggemar dalam hitungan jam.
Baca juga : Rahmania Astrini Bersiap Selama 3 Bulan untuk Jadi Pembuka Konser Coldplay
Bahkan, Loket.com mencatat, terdapat 1,5 juta orang yang memperebutan tiket Coldplay di website-nya. Hal ini merupakan rekor baru penjualan tiket yang dilakukan platform tersebut. Pantas saja tiket tersebut dengan cepat terjual habis. Bahkan, kelas yang paling mahal dengan harga Rp11 juta juga terjual habis di hari pertama penjualan.
Bicara Coldplay memang serasa membahas musisi lintas zaman. Mulai generasi boomer sampai generasi Z, siapa yang tidak kenal dengan band asal Inggris ini.
Coldplay pertama kali dibentuk pada 1998 di London, Inggris. Pada awalnya, Coldplay terlahir dari band kampus University College, London, yang dimulai Chris Martin dan Jonny Buckland.
Baca juga : Rahmania Astrini Ungkap Disemangati Chris Martin Sebelum Tampil
Kemudian Coldplay mulai dibantu teman kuliah Martin dan Buckland, yaitu Guy Berryman dan Will Champion.
Pada formasi baru ini, Coldplay berhasil masuk UK Top 100 pada 1999 dengan lagu berjudul Brother & Sister. Sejak debutnya pada UK TOP 100, Coldplay mulai dikenal banyak orang di berbagai belahan dunia.
Karya emas terus dilahirkan. Tujuh kategori Grammy Awards pun diraih sepanjang 2001-2008. Keberhasilan Coldplay ini pada akhirnya membuat nama mereka semakin berkibar.
Baca juga : YLKI Mengaku belum Terima Aduan Konsumen Soal Tiket Coldplay
Selain penjualan album secara fisik, Coldplay terus mengikuti zaman dengan masuk ke platform digital. Hasil karya Coldplay bisa ditemukan di Youtube Music, Spotify, Joox, dan Apple Music serta berbagai platform digital. Bahkan, di Spotify lagu Coldplay didengar 65.794.997 orang di setiap bulannya.
Menurut data yang dihimpun dari Spotify, lagu-lagu yang telah lama dikeluarkan Coldplay juga masih banyak didengar pendengar.
Misalnya, dari album Parachutes, yang merupakan album pertama Coldplay, lagu Yellow dan Sparks masih didengarkan jutaan, bahkan miliaran pendengar, masing-masing didengarkan 1.663.191.725 dan 566.177.606 pendengar.
Baca juga : Federer Berduet dengan Coldplay di Swiss
Lagu-lagu terbaru juga tidak kalah diminati. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pendengar yang mencapai miliaran.
Di Spotify, lagu Something Just Like This merupakan lagu yang paling banyak didengar. Nah, kalian yang sedang galau pasti menjadi penyumbang jumlah pendengar Fix You yang mencapai 1.177.907.967 pendengar.
Dilihat dari karya-karya yang dihasilkan, pantas saja Coldplay banyak memiliki penggemar yang ingin sekali menonton konser mereka.
Baca juga : Piala Dunia U-17 Bentrok dengan Konser Coldplay, Jokowi: Stadion Kita tidak Cuma GBK
Kedatangan Coldplay pada 15 November 2023 mendatang mengusung tema Music of the Spheres yang merupakan album terbaru Coldplay. Mengapa perencanaan dan penjualan tiket Coldplay dilakukan jauh-jauh hari? Hal ini disebabkan standardisasi yang tinggi di setiap konser mereka.
Misalnya, dalam konser ini, Coldplay mewajibkan adanya penggunaan energi berkelanjutan. Selain itu, Coldplay akan menggunakan lantai kinetik untuk membantu penghematan energi fosil pada konsumsi listrik.
Pencahayaan di konser juga dibantu gelang xyloband yang dapat digunakan berulang kali dan bisa menyesuaikan alunan bit musik yang dibawakan.
Baca juga : Sandiaga Sayangkan Maraknya Penipuan Tiket Coldplay
Memang selain menjadi musisi, Coldplay juga terkenal sebagai aktivis. Energi terbarukan dan permasalahan iklim selalu menjadi perhatian utama dari setiap konser yang digelar.
Selain itu, dukungan pada kebebasan berpendapat juga menjadi agenda utama yang disuarakan band tersebut.
Tidak jarang hal itu juga bertentangan dengan norma-norma yang ada di berbagai negara. Misalnya, Coldplay ialah band yang vokal menyuarakan hak-hak LGBT dan ateisme. Hal ini tentunya menjadi pertentangan bagi berbagai negara, terutama negara-negara berpenduduk muslim.
Baca juga : PB PMII: Konser Coldplay Pertunjukan Musik, Menyaksikannya tidak Berarti Dukung LGBT
Namun, tidak hanya itu, Coldplay juga sangat vokal dalam membela kemerdekaan Palestina. Hal ini dilakukan Coldplay karena mereka memiliki prinsip untuk membela kebebasan bersuara dan membela kemanusiaan. Pendapat pribadi Coldplay dan personel ini yang kemudian sering kali disalahartikan.
Misalnya, PA 212 dan oknum pemerintahan di Malaysia yang menentang kehadiran Coldplay. Isu LGBT dan ateisme menjadi salah satu alasan yang diberikan dalam penolakan terhadap Coldplay. Namun, melihat tidak hanya masalah LGBT dan ateisme yang dibela Coldplay, sudah seharusnya penolakan ini tidak berbuntut panjang selama tidak ada agenda tertentu yang dilontarkan selama konser berlangsung. (Z-1)
Baca juga : Demam Jin Landa Buenos Aires
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Keputusan Vidi Aldiano untuk berhenti sejenak diambil agar ia bisa memusatkan perhatian pada pemulihan kesehatannya.
SEJUMLAH selebritas seperti Vidi Aldiano, Denny Sumargo (Densu), hingga Luna Maya bersaing dalam Tiktok Awards 2025.
Kylie Jenner melakukan pemotretan untuk kampanye koleksi jenama riasan miliknya King Kylie Collection dengan memakai mahkota karya perancang aksesoris Tanah Air, Rinaldy Yunardi.
Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Raisa mengunggah sejumlah foto kegiatannya di Paris, salah satunya saat menjadi tamu undangan di salah satu acara brand kosmetik kenamaan Dior.
Ardina Rasti memilih tampil apa adanya terutama dalam perawatan wajahnya yang tampak awet muda tidak melakukan prosedur treatment ekstrem.
Vokalis Coldplay, Chris Martin, memberikan kejutan luar biasa di sebuah pesta pernikahan di Inggris. Ia datang menyanyikan lagu "All My Love" secara langsung.
Coldplay resmi menutup konser tur Music of the Spheres 10 malam berturut-turut di Stadion Wembley dengan pertunjukan megah.
Chris Martin menanggapi kontroversi kiss cam dengan humor dan menegaskan tradisi ini akan tetap berlanjut, meski menimbulkan spekulasi publik.
Aktris Hollywood Gwyneth Paltrow muncul dalam video promosi perusahaan teknologi AS, Astronomer, yang tampaknya menjadi langkah untuk menyindir insiden yang terjadi konser Coldplay.
Gwyneth Paltrow menjadi juru bicara sementara perusahaan teknologi Astronomer, meredam skandal CEO Andy Byron.
Kristin Cabot, Chief People Officer Astronomer, resmi mundur dari jabatannya setelah skandal di koser Coldplay.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved